-
Luna Maya kembali memerankan Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa yang tayang 2026, beradu akting dengan Reza Rahadian.
-
Ia menegaskan tidak ingin dianggap sebagai pengganti Suzzanna, melainkan menghadirkan versi baru sambil tetap menghormati marwah sang legenda.
-
Film ketiga ini menampilkan Suzzanna bukan sebagai sundel bolong, melainkan sosok manusia dengan perjalanan hidup penuh luka, agar legacy Suzzanna tetap relevan lintas generasi.
Suara.com - Aktris kenamaan Luna Maya kembali dipercaya memerankan karakter ikonik Suzzanna dalam film terbaru bertajuk Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.
Film ini menjadi proyek ketiga yang ia bintangi sebagai Suzzanna, dan dijadwalkan tayang pada 2026 mendatang. Kali ini, Luna akan beradu akting dengan aktor papan atas Reza Rahadian.
Dalam kesempatan di acara JAFF Market, Jogja Expo Center (JEC), Senin (1/12/2025), Luna mengungkap tantangan terbesar saat kembali membawakan sosok legendaris tersebut.
Istri dari Maxime Bouttier itu menekankan bahwa dirinya tidak ingin dianggap sebagai pengganti sosok Suzzanna yang asli.
“Yang paling berat adalah memenuhi ekspektasi orang. Karena ketika kita meremake sesuatu, apalagi sosok yang benar-benar pernah ada, pasti banyak orang membandingkan," ungkapnya.
Luna Maya menambahkan, "Sebagai aktor, tugas kita bukan menjadi seratus persen atau menyalin orang itu. Sampai kapan pun saya tidak akan pernah bisa menjadi 100 persen Suzzanna. Saya adalah individu lain".
Perempuan 42 tahun itu mengatakan bahwa tujuan utama dirinya dan tim produksi adalah menghadirkan kembali semangat serta marwah Suzzanna, bukan sekadar meniru sosoknya.
"Yang ingin kami hidupkan adalah marwah beliau, dan apa yang ingin dihidupkan kembali dari sosok Suzzanna. Jadi bukan menjadi Suzzanna untuk menggantikan, bukan seperti itu," imbuhnya.
"Kami mencoba membuat crafting baru, yang ujung-ujungnya ingin menghibur banyak orang. Kami ingin generasi sekarang tahu lagi siapa Suzzanna, dan generasi berikutnya tetap tahu. Jadi legacy-nya terus berjalan,” jelasnya.
Baca Juga: Dian Sastro All Out Hidupkan Sosok Kinan di Laut Bercerita, Rela Riset Mendalam dan Diskusi Intens
Dalam film terbaru ini, karakter Suzzanna juga digambarkan berbeda dari citra klasik yang selama ini dikenal publik.
Di film ketiga ini, Suzzanna tidak lagi muncul sebagai sosok sundel bolong, melainkan sebagai manusia dengan perjalanan hidup penuh luka.
“Pertama kali, Suzzanna yang diambil adalah IP-nya, dan di sini dia bukan menjadi ‘sundel bolong’. Di sini Suzzanna menjadi seorang manusia yang mengalami perjalanan sangat menyakitkan sehingga harus mengambil keputusan yang mengubah hidupnya,” tandas Luna.
Luna Maya pun berharap karakter Suzzanna tetap relevan bagi penonton masa kini, sekaligus menjaga warisan sinema horor Indonesia agar terus dikenal lintas generasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Dituduh Operasi Wajah, Rossa Laporkan 78 Akun Medsos ke Bareskrim: Ada yang sampai Nangis Ketakutan
-
Diserempet dan Digertak Warga Lokal di Bandung, Ricky Five Minutes Beri Jawaban Menohok
-
Guru Besar Diduga Minta Foto Bikini Mahasiswi, Rektor Unpad Buka Suara
-
Viral Kisah Pria Kena Kanker Hati Stadium 4, Gejala Awal Dikira Masuk Angin
-
Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan Ajak Penonton Hargai Momen Bersama Ibu sebelum Terlambat
-
3 Polisi Pemerkosa Cuma Dihukum Etik, Ibu Korban Minta Keadilan: Pak Kapolri Pakai Hati Nurani
-
Sinopsis The Facade of Love, Drakor Baru di Netflix Sajikan Kisah Perselingkuhan Panas
-
Dilema Yulia Baltschun usai Diselingkuhi Suami, Antara Ingin Pergi dan Bertahan
-
Series 12 IPA 4 Resmi Diproduksi WeTV, Bagaimana Junior Roberts Ubah Penampilan Jadi Anak SMA?
-
Sekuel World War Z Resmi Digarap Lagi, Teror Zombie Kembali Mengintai Dunia