Suara.com - Nicholas Saputra kembali menjadi pembahasan di media sosial X (dulu Twitter).
Pembicaraan kali ini berawal dari ungkapan kekecewaan penggemar yang mengaku sudah berhenti mengikuti media sosial Nicholas Saputra alias Niscap.
Akun X @__Astari rupanya menilai Nicholas Saputra kini menjadi bagian dari pemerintah.
"Dimulai dari main film propaganda parcok, terus enggak pernah bersuara saat rakyat bergerak," tulis akun @__Astari pada Minggu, 7 Desember 2025.
Kekecewaannya memuncak ketika Nicholas Saputra tidak bersuara tentang banjir Sumatra yang hingga saat ini kondisinya belum kondusif.
"Sekarang puncaknya karena dia punya eco ressort di Sumatra, kok enggak ada dia menjelaskan situasi (baik banjir maupun Tesso Nilo, keduanya seharusnya berhubungan dengan dia) pakai platform dia," lanjutnya.
Nicholas Saputra sebenarnya membagikan perkembangan tentang Tangkahan pada Jumat, 5 Desember 2025.
Beda dengan wilayah Sumatra yang terdampak banjir, kondisi Tangkahan menurut Nicholas Saputra aman meski listrik dan sinyal sempat terputus.
Baca Juga: DPR 'Sentil' Komdigi: Bantuan Triliunan Rupiah Pemerintah Jangan Kalah Viral dari Donasi Rp10 M!
"Kalau saja 25 tahun lalu masyarakat di Tangkahan tidak berinisiatif untuk menghentikan illegal logging, dan mengubah mata pencaharian melalui ekowisata yang mereka bangun, tentu ceritanya akan berbeda," tulis Nicholas Saputra.
Sayangnya menurut akun X @__Astari, yang diposting Nicholas Saputra hanya untuk menimbulkan kesan baik saja.
"Dia bisa melakukannya lebih baik. Pada akhirnya dia hanya melakukan yang ada keuntungannya bagi dia dan jadi ignorant," imbuhnya.
Kekecewaan fans tersebut ditanggapi beragam. Ada yang merasakan hal sama, tetapi banyak pula yang membela Nicholas Saputra.
"Akhirnya ada orang yang mewakili. Sekarang aku lebih suka Reza Rahadian dan Fedi Nuril," komentar akun @slmhani***.
"Yes. Lihat reaksi publik waktu dia spill ayam goreng kesukaannya, langsung laris restonya. Kebayang pengaruhnya kalau dia mau menjelaskan lebih banyak," sahut akun @int***.
Berita Terkait
-
DPR 'Sentil' Komdigi: Bantuan Triliunan Rupiah Pemerintah Jangan Kalah Viral dari Donasi Rp10 M!
-
Momen Prabowo Cicipi Masakan Dapur Umum Saat Tinjau Pengungsian Aceh
-
Sinyal Tegas Kapolri di Tengah Banjir Sumatra, Ujian Nyata Reformasi dan Presisi Polri
-
Gerak Cepat Tanggap Bencana, Baintelkam Polri Kirim Ratusan Cangkul dan Mesin Sedot Air ke Sumbar
-
Usai Banjir Bandang, Lautan Gelondongan Kayu Penuhi Aceh Tamiang
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Joko Anwar Beri Sinyal Garap Film 'Ghost In The Cell' Versi Penjara Perempuan
-
Menyayat Hati! Meyden Bongkar Catatan Utang Rp400 Juta Milik Ayah yang Wafat Sendirian
-
Kepergok Pakai Cincin Berlian di Jari Manis, Harry Styles dan Zoe Kravitz Fix Tunangan
-
Kontrak Berakhir, Lucas Wong eks NCT Resmi Tinggalkan SM Entertainment
-
Film "Kupilih Jalur Langit" Resmi Tayang di Bioskop Indonesia!
-
Ghost in The Cell Tembus 1,3 Juta Penonton, Joko Anwar Beri Respons Menohok soal Isu Keadilan
-
Rahasia Kulit Glowing Syifa Hadju Jelang Nikah, Rutin Minum C+Collagen
-
Viral Banser Tepis Kasar Tangan Jamaah Ibu-ibu Saat Kawal Ustazah, Wajah Syok Penceramah Disorot
-
Kisah Haru Bunda Tiwi di Usia 53: Melahirkan Bayi Pertama Seberat 4,1 Kg
-
Kenapa Konflik Iran Vs Amerika-Israel Bisa Acak-acak Festival Musik di Indonesia?