- Baintelkam Polri melalui Direktorat Intelkam Polda Sumbar menyalurkan bantuan alat kerja pascabanjir bandang pada Sabtu, 6 Desember 2025.
- Bantuan fokus pada peralatan pembersihan masif seperti ratusan lori, cangkul, sekop, sepatu boots, dan mesin sedot air.
- Penyaluran simbolis dilakukan di Bandar Olo oleh Dir Intelkam Polda Sumbar, dilanjutkan distribusi langsung di Tabing Banda Gadang.
Suara.com - Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri, unit yang identik dengan operasi senyap dan pengumpulan informasi, menunjukkan sisi humanisnya dengan terjun langsung ke lokasi bencana.
Melalui Direktorat Intelkam Polda Sumatera Barat, Baintelkam menggelar aksi kemanusiaan besar-besaran dengan menyalurkan bantuan vital bagi masyarakat yang menjadi korban banjir bandang di provinsi tersebut.
Aksi cepat tanggap ini dieksekusi pada Sabtu, 6 Desember 2025, di mana fokus bantuan bukanlah sembako biasa, melainkan peralatan krusial yang dibutuhkan warga untuk membersihkan sisa bencana dan memulai kembali kehidupannya. Bantuan ini disiapkan secara masif di kawasan Bandar Olo, Kota Padang, sejak pagi hari.
Tak tanggung-tanggung, daftar bantuan yang dikirim menunjukkan pemahaman mendalam atas kebutuhan pascabencana di lapangan. Ratusan peralatan kerja berat disiapkan, terdiri dari 380 unit lori dorong untuk mengangkut lumpur dan puing, 710 cangkul lengkap dengan tangkainya, serta 710 sekop.
Selain itu, Baintelkam Polri juga menyalurkan 1.016 pasang sepatu boots untuk melindungi kaki warga dan relawan dari benda tajam dan kotoran saat bekerja bakti.
Untuk mengatasi genangan air dan lumpur pekat, diserahkan pula 20 unit mesin sedot air beserta selangnya sepanjang 50 meter, serta 2.000 unit pel lantai karet untuk membersihkan rumah yang terendam.
Prosesi penyaluran ini turut dihadiri oleh pejabat utama, termasuk Kepala Biro Logistik (Karolog) Polda Sumbar KBP Faried Zulkarnain, S.I.K., dan Direktur Intelkam Polda Sumbar KBP Dwi Mulyanto, S.I.K., M.Si. Sekitar pukul 13.00 WIB, KBP Dwi Mulyanto selaku perwakilan resmi Baintelkam Polri menyerahkan seluruh bantuan secara simbolis kepada Biro Logistik Polda Sumbar untuk didistribusikan lebih lanjut.
Dalam momen tersebut, Kepala Biro Logistik Polda Sumbar memberikan testimoni, mengapresiasi setinggi-tingginya dukungan dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Polri, yang dinilai akan sangat mempercepat proses penanganan dampak bencana di wilayahnya.
Rombongan tidak berhenti di situ. Untuk memastikan bantuan sampai langsung ke tangan yang membutuhkan, Dir Intelkam Polda Sumbar beserta jajaran bergerak menuju salah satu lokasi terdampak paling parah, yakni di Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.
Baca Juga: Banjir Sumatera, Pengamat Desak Komisi IV Panggil Mantan Menhut Zulkifli Hasan
Di Posko 1 dan Posko 2 yang menjadi pusat aktivitas warga, KBP Dwi Mulyanto menyerahkan langsung sebagian peralatan kepada para petugas posko dan masyarakat.
Suasana haru menyelimuti penyerahan tersebut, di mana warga menyambut dengan rasa terima kasih mendalam, melihat langsung wujud nyata kehadiran negara di tengah kesulitan mereka.
Berita Terkait
-
Banjir Sumatera, Pengamat Desak Komisi IV Panggil Mantan Menhut Zulkifli Hasan
-
LPS Ungkap Banjir Bandang Aceh, Sumut, dan Sumbar Bisa Tingkatkan Risiko Kredit Macet
-
105 SPPG di Aceh Jadi Dapur Umum, 562.676 Porsi Disalurkan ke Warga Terdampak
-
Presiden Prabowo Hapus Utang KUR Petani Korban Banjir dan Longsor di Sumatra
-
Bantuan Bencana Sumatra Tembus Rp 66 Miliar, Kemensos Mulai Masuk ke Daerah Terisolir
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Saiful Mujani Soroti Dugaan Nepotisme di Era Prabowo: Penunjukan Keponakan hingga Adik Jadi Sorotan
-
Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
-
Paksitan Lagi, Kenapa Indonesia Bukan Pilihan Iran untuk Perundingan Kedua dengan AS?
-
Sempat di Arab Saudi, Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Taba Kini Masuk Radar Cekal KPK
-
Sosok Majikan PRT Lompat di Benhil: Diduga Pengacara, Ponsel Korban Disebut Disita
-
Viral Keributan di KRL Jakarta - Bogor, Diduga Pelecehan: Ternyata Salah Paham karena Sesak
-
Batch I Magang Nasional Berakhir, Kemnaker Genjot Sertifikasi dan Penempatan Kerja
-
5 Fakta Wacana Indonesia Pajaki Kapal yang Melintas di Selat Malaka, Negara Tetangga Gusar
-
Ekspresi Trump Lihat Bocah Nyeker dan Tidur Santai di Ruang Oval, Anak Siapa Tuh?
-
Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Krusial Perbaiki Demokrasi