Suara.com - Beberapa member grup JKT48 jadi korban penyalahgunaan kecanggihan teknologi kecerdasan buatan alias AI.
Foto mereka diedit hingga menampilkan unsur pornografi.
Keresahan atas penyalahgunaan penggunaan AI itu turut diungkap oleh member sekaligus Kapten JKT48, Freya Jayawardana.
Ia mengutuk keras tindakan tersebut dan mengimbau agar siapapun tidak menyalahgunakan AI untuk hal negatif.
Lebih jauh, Freya meminta agar publik bisa berpikir lebih pintar daripada kecerdasan buatan.
Untuk menyikapi insiden yang terjadi pada membernya, manajemen JKT48 menyampaikan pernyataan tegas soal penyalahgunaan teknologi AI yang merugikan membernya.
Melalui unggahan di akun X resminya, manajemen JKT48 mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk menjaga keamanan, kehormatan, dan kenyamanan member dalam menjalankan seluruh aktivitasnya.
Mereka pun sudah menerima laporan terkait penyalahgunaan teknologi AI yang menimpa membernya.
“Kami telah menerima laporan mengenai penyalahgunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang menimpa beberapa member kami. Konten tersebut berpotensi memenuhi unsur pencemaran nama baik dan/atau penghinaan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku” tulis pengumuman tersebut pada Minggu (4/1/2026).
Baca Juga: Siap Duet Bareng JKT48, Rhoma Irama Rela Ngulik Sebulan Demi Imbangi Gen Z
Atas insiden tersebut, manajemen menyebut banyak kerugian yang ditimbulkan, terutama bagi member JKT48.
Agar kejadian serupa tak terulang, pihak manajeman memutuskan untuk menyampaikan peringatan terbuka.
Mereka meminta oknum-oknum tak bertanggung jawab untuk segera berhenti dan menghapus konten yang mereka buat secara permanen.
Jika masih ada konten yang tersebar setelah dua hari usai pengumuman itu diterbitkan, maka manajemen akan mengambil tindakan hukum.
“Apabila dalam waktu 2 x 24 jam setelah pengumuman ini diterbitkan kami masih mendapati konten tersebut tersebar, maka guna melindungi member, kami mendukung penuh keputusan member terdampak untuk menempuh jalur hukum,” lanjut pengumuman tersebut.
Tak hanya itu, JKT48 Operation Team juga berkomitkan untuk memfasilitasi bantuan dari penasihat hukum agar bisa mendampingi serta mengawal proses hukum ini hingga tuntas.
Berita Terkait
-
Aksi Panggung JKT48 Guncang Grand Final AXIS Nation Cup 2025
-
JKT48 Bawa Sukacita ke Panggung Synchronize Fest 2025
-
Ella JKT48 Kena Skandal Apa? Dinonaktifkan Karena Langgar Golden Rules
-
Apa Saja Golden Rules JKT48? Tidak Hanya Dilarang Berpacaran
-
Shanju Istri Jonathan Christie Kena Semprot, Dianggap Tak Peka dengan Penderitaan Rakyat
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
Pilihan
Terkini
-
Sukses di Box Office, The Housemaid Resmi Garap Sekuel Berjudul The Housemaids Secret
-
Mosul Malam Ini di Trans TV: Potret Brutal dan Otentik Perjuangan Tim SWAT Irak Melawan ISIS
-
Tubuh Mendadak Kaku, Kronologi Lengkap Meninggalnya Ayah Venna Melinda di Tempat Pijat
-
Sempat Merasa Tertekan, Wavi Zihan dan Angga Yunanda Curhat Sulitnya Main Film Horor Komedi
-
The Ambush (Al Kameen): Ketegangan Brutal di Lembah Yaman, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Number One: Saat Masakan Ibu Jadi Hitung Mundur Kematian
-
Sinopsis Film Sebelum Dijemput Nenek, Cerita Mitos Berbalut Komedi
-
Duel Amanda Manopo dan Fajar Sadboy di Film Caper, Sampai Ada Adegan Tampar 14 Kali
-
Meriam Bellina Lepas Citra Antagonis di Film 'Titip Bunda di Surga-Mu', Jadi Ibu Penuh Kasih
-
Sinopsis Papa Zola The Movie, Film Malaysia yang Kalahkan Avatar: Fire and Ash