Suara.com - Saya masuk bioskop dengan ekspektasi yang sebenarnya cukup tinggi, mengingat Alas Roban bukan nama asing bagi penonton Indonesia.
Jalur legendaris, hutan angker, cerita mistis yang turun-temurun, semua bahan ini seharusnya bisa menjadi fondasi kuat untuk film horor yang berkesan.
Sayangnya, setelah lampu bioskop menyala dan kredit bergulir, perasaan saya justru campur aduk.
Film ini punya potensi besar, tetapi tampak kebingungan menentukan arah ceritanya sendiri.
Seperti Alas Roban yang suka menyesatkan pengguna jalan, ceritanya juga tersesat di hutannya sendiri.
Premis Kuat yang Tidak Dimaksimalkan
Cerita berpusat pada Sita, seorang ibu tunggal dari Pekalongan yang berjuang keluar dari kesulitan ekonomi.
Keputusan pindah ke Semarang demi pekerjaan di rumah sakit terasa masuk akal dan membumi.
Saya cukup tersentuh dengan latar belakang ini karena konflik sosialnya terasa dekat dengan realita banyak orang.
Baca Juga: Teror Jalur Pantura Dimulai, Alas Roban Suskes Hantui 176 Ribu Penonton di Hari Pertama
Kehadiran Gendis, putrinya yang tuna netra, seharusnya bisa menjadi pintu masuk emosi yang kuat sekaligus sumber ketegangan horor yang berbeda.
Masalah mulai terasa ketika bus yang mereka tumpangi mogok di tengah Alas Roban.
Di titik ini, film seperti memasuki jalur horor yang sangat familiar. Hutan gelap, suasana sunyi, lalu gangguan gaib yang perlahan muncul.
Saya tidak menolak formula klasik, tetapi saya berharap ada pendekatan yang lebih segar, mengingat lokasi Alas Roban sendiri sudah sangat ikonik.
Hubungan Ibu dan Anak Gagal Emosional
Sebagai penonton, saya seharusnya peduli pada hubungan Sita dan Gendis. Namun, di sepanjang film, chemistry ibu dan anak ini terasa kurang menyentuh.
Berita Terkait
-
Review 28 Years Later: The Bone Temple, Lebih Brutal Namun Manusiawi
-
Escape Plan 2 Malam Ini: Penjara Teknologi Canggih Tempat Tahanan Dipaksa Bertarung seperti Binatang
-
Sinopsis Sahabat Anak, Film Kak Seto yang Terancam Diboikot Usai Kasus Aurelie Moeremans
-
Power Rangers: Menelusuri Kembali Awal Mula Lima Remaja Pilihan Zordon, Malam Ini di Trans TV
-
5 Hal Menarik yang Bikin Film Run Wajib Masuk Daftar Tontonan
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Konflik dengan Sarwendah Makin Panas, Ruben Onsu Murka Dengar Kata 'Najis' dan 'Cong'
-
Diterpa Isu Cerai Sejak 2025, Anthony Xie Akhirnya Buka Suara soal Ruma Tangga dengan Audi Marissa
-
Shenina Cinnamon dan Sahabat Bersaing Temui Idola K-Pop, Fokus Night Shift for Cuties di Netflix
-
Demi Jalan-Jalan Lepas Penat, Ibu di Bantul Tega Lakban Mulut dan Kaki Balitanya di Kontrakan
-
Sinopsis Sebelum Dijemput Nenek: Film Teror Arwah yang Siap Geser Posisi Agak Laen 2 di Netflix
-
Jelang Rilis Film Baru Warkop DKI, Indro Persembahkan Lagu Dan Aku Rindu untuk Mendiang Sahabat
-
Shark Bait: Liburan Musim Panas Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV
-
Siberia: Keanu Reeves Terjebak Intrik Berlian dan Cinta Membara, Malam Ini di Trans TV
-
The Doll 2: Teror Sabrina Kembali Gentayangan, Malam Ini di ANTV
-
Buktikan Bukan Pelaku Kriminal Pakai SKCK, Clara Shinta Bongkar Halusinasi Mantan Suami