Entertainment / Film
Senin, 19 Januari 2026 | 10:00 WIB
Netflix (Netflix)
Baca 10 detik
  • Netflix resmi hadir di Indonesia pada Januari 2016, setelah sebelumnya sukses meluncurkan layanan *streaming* global.
  • Akses Netflix sempat diblokir oleh Telkom Group sejak 2016 karena isu konten dan regulasi pajak hingga Juli 2020.
  • Kini Netflix menjadi mitra penting bagi sineas lokal Indonesia dalam memproduksi konten orisinal berkualitas yang mendunia.

Suara.com - Bulan Januari tahun ini menandai tonggak sejarah penting bagi industri hiburan digital di Tanah Air. Tepat sepuluh tahun yang lalu, pada Januari 2016, raksasa layanan streaming asal Amerika Serikat, Netflix, secara resmi menancapkan kakinya di Indonesia. 

Perjalanan satu dekade ini bukanlah lintasan yang mulus, melainkan sebuah transformasi dari layanan yang sempat "dimusuhi" hingga kini menjadi wadah utama bagi sineas lokal untuk berkarya di panggung dunia.

Bermula dari Amplop Merah dan Dendam Denda

Jauh sebelum menjadi aplikasi wajib di gawai masyarakat Indonesia, Netflix memulai napasnya dari sebuah ide sederhana pada tahun 1997. 

Didirikan oleh Reed Hastings dan Marc Randolph di California, perusahaan ini lahir dari frustrasi Hastings yang terkena denda keterlambatan pengembalian kaset VHS sebesar $40.

Awalnya, Netflix hanyalah layanan penyewaan DVD yang dikirimkan melalui pos menggunakan amplop merah ikonik. 

Pada tahun 2000, dalam kondisi finansial yang sulit, Netflix sempat menawarkan diri untuk dibeli oleh raksasa rental video saat itu, Blockbuster, seharga $50 juta. 

Tawaran itu ditertawakan dan ditolak. Ironisnya, dua dekade kemudian, Blockbuster telah runtuh, sementara Netflix kini bernilai ratusan miliar dolar.

Titik balik terjadi pada tahun 2007 ketika Netflix memperkenalkan layanan streaming, dan semakin kokoh pada 2013 saat mereka mulai memproduksi konten orisinal sendiri lewat serial House of Cards. 

Baca Juga: Sinopsis The Art of Sarah, Lee Jun Hyuk Selidiki Kehidupan Shin Hae Sun yang Penuh Teka-teki

Langkah ini mengubah wajah Netflix dari sekadar "penyewaan film" menjadi studio produksi global.

Masuk Indonesia dan Tembok Besar Regulasi

Ekspansi global Netflix diumumkan oleh CEO Reed Hastings pada ajang CES 2016, di mana layanan ini dibuka serentak di 130 negara baru, termasuk Indonesia, pada 7 Januari 2016. Namun, sambutan di Tanah Air tidak sehangat yang diharapkan.

Hanya berselang singkat setelah peluncurannya, Telkom Group memblokir akses Netflix di seluruh jaringan mereka (IndiHome dan Telkomsel). 

Isu konten yang dianggap belum memenuhi standar sensor, ketiadaan Bentuk Usaha Tetap (BUT), serta masalah kepatuhan pajak menjadi alasan utama pemblokiran tersebut. 

Selama lebih dari empat tahun, jutaan pengguna internet terbesar di Indonesia tidak dapat mengakses layanan ini tanpa bantuan VPN.

Load More