- Dokter Detektif (Doktif) menghadiri pemeriksaan sebagai tersangka dengan kursi roda dan infus, yang dianggap menyindir ketidakhadiran Richard Lee sebelumnya.
- Karena kondisi kesehatan yang menurun drastis, pemberian keterangan (BAP) ditunda dan dijadwalkan ulang pada 6 Februari 2026.
- Doktif menegaskan tidak ada kata damai bagi Richard Lee dan tetap fokus pada pembuktian kasus pencemaran nama baik yang menjeratnya.
Stres Memikirkan Nasib Richard Lee
Menariknya, Doktif mengaku bahwa penurunan kondisi kesehatannya bukan disebabkan rasa takut menghadapi status tersangkanya sendiri.
Berkata satire, dia justru mengaku "stres" memikirkan nasib Richard Lee yang terancam hukuman penjara cukup berat di kasus lain.
Doktif menyebut tekanan darahnya sempat tidak stabil, bahkan drop hingga angka 90/80, karena beban pikiran.
"Jujur Doktif stres banget. Stresnya bukan karena kasusnya Doktif ya, tapi lebih kepada memikirkan teman sejawat Doktif (Richard Lee). Dia dihadapi dengan ancaman 12 tahun itu kan ancaman yang bukan hal yang mudah," ungkap Doktif.
"Doktif benar-benar memikirkan, kok gimana ya perasaannya Doktif itu kok bisa membuat orang bisa jadi masuk penjara? Apa itu gak kepikiran sama sekali batinnya? Jadi stresnya Doktif tuh di situ," ucapnya menyambung.
Pastikan Tidak Ada Kata Damai
Meskipun mengaku memiliki beban moral terhadap nasib Richard Lee, Doktif menegaskan bahwa proses hukum akan tetap berjalan. Dia menolak opsi damai yang sempat ditawarkan pihak lawan.
Doktif merasa posisinya aman dari penahanan karena pasal yang disangkakan kepadanya (UU ITE) memiliki ancaman hukuman di bawah lima tahun.
Baca Juga: Viral Perempuan Diceraikan Sehari Usai Melahirkan, Suami Balikan ke Mantan
"Tetap kita taati, tetap kita kooperatif meskipun sebenarnya Doktif nggak akan mungkin ditahan gitu ya? Karena ini ancamannya di bawah lima tahun," ujarnya.
Terkait wacana perdamaian, Doktif menutup wawancara dengan pernyataan tegas.
"Kalau untuk damai sih sebenarnya enggak mungkin ya... pokoknya intinya Doktif enggak mau damai," imbuhnya sebelum meninggalkan lokasi dengan kursi roda.
Sebagai informasi, kasus ini bermula dari konten-konten media sosial Dokter Detektif yang mengulas hasil uji laboratorium produk skincare milik Richard Lee. Doktif menuding adanya overclaim dan kandungan yang tidak sesuai pada produk White Tomato milik Richard Lee.
Akibat perseteruan ini, keduanya saling lapor dan kini sama-sama menyandang status tersangka.
Richard Lee ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya terkait dugaan pelanggaran perlindungan konsumen dan UU Kesehatan.
Sementara itu, Doktif ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Metro Jakarta Selatan atas laporan Richard Lee terkait dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik.
Berita Terkait
-
Dikarantina di Lapas, dr Richard Lee Dilarang Dijenguk selama 2 Minggu
-
Richard Lee Segera Jalani Sidang, Kejaksaan Kerahkan 7 Jaksa Penuntut
-
Kasus Richard Lee Segera Disidangkan
-
Usai Sertifikat Mualaf Dicabut Hanny Kristianto, MCI Siap Bantu Richard Lee Urus Dokumen Baru
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut Hanny Kristianto, Mualaf Center Indonesia Kena Getahnya
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Iwan Fals, Dewa 19, dan NDX AKA Bakal Ramaikan +62 Coffee R-I Fest 2026
-
Penyidikan Kasus Hanania Travel Terus Berjalan, Anwar BAB Kembalikan Uang Saku Rp30 Juta
-
2 Minggu Dirawat karena Serangan Jantung, Begini Kondisi Bolot Menurut Kerabat
-
Lastri: Arwah Kembang Desa Jadi Persembahan Terakhir Gary Iskak untuk Film Horor Indonesia
-
Kronologi Bolot Dilarikan ke Rumah Sakit: Ternyata Kondisi Sudah Gawat tapi Tak Dirasa
-
John Wich: Chapter 4, Misi Keanu Reeves Hancurkan The High Table, Malam Ini di Trans TV
-
Dokumenter Rachel Nickell: Skandal Salah Tangkap Paling Kontroversial di Inggris, Baru di Netflix
-
Poster dan Trailer Resmi Dirilis, Bayang-Bayang Arwah Lastri Siap Tebar Teror Mulai 16 Juli 2026
-
Steven Spielberg Kembali dengan 'Disclosure Day': Misteri Alien yang Lebih dari Sekadar Fiksi
-
Terseret Kasus Hanania Travel, Praz Teguh: Kami Bayar Rp958 Juta!