Jika jaringan abnormal terlihat pada saat pemeriksaan, dokter akan mengambil sampel jaringan (biopsi) dari usus besar dalam proses kolonoskopi.
Melansir Eka Hospital, seberapa sering pasien harus menjalani kolonoskopi tergantung tingkat keparahan penyakit dan tingkat risiko yang ditemukan dokter saat menjalani prosedur ini.
Kolonoskopi tidak perlu dilakukan pada seseorang yang kondisi tubuhnya sehat namun akan disarankan jika memiliki faktor risiko seperti memiliki riwayat polip usus besar atau riwayat keluarga memiliki kanker usus besar.
Bagi seseorang yang memiliki riwayat polip usus besar, radang usus besar dan kanker usus besar akan disarankan menjalani kolonoskopi secara berkala.
Deteksi dini melalui kolonoskopi dapat mencegah komplikasi serius dan memberikan peluang kesembuhan yang lebih tinggi.
Pemeriksaan ini aman, efektif, dan dapat menyelamatkan nyawa jika dilakukan tepat waktu, tidak ada penyakit dan dilakukan oleh tenaga medis yang kompeten.
Kontributor : Anistya Yustika
Berita Terkait
-
Lula Lahfah Ungkap Keinginan Sederhana Sebelum Meninggal
-
Lula Lahfah Sempat Curhat Soal Kesehatan ke Keanu Agl Sebelum Meninggal
-
Bukan Overdosis, Riwayat Medis Lula Lahfah Diungkap Polisi dan Keluarga
-
Konten Promosi Whip Pink Tuai Kritik, Brand Tahu Kalau Disalahgunakan?
-
Curhat Pilu Lula Lahfah ke Keanu Agl Sehari Sebelum Meninggal Dunia: Gue Takut Banget
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat
-
Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta
-
Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal
-
Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel
-
Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics
-
10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang
-
BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara