Suara.com - DJ Bravy menanggapi kabar tentang inisial A dan B yang dikabarkan sedang diperiksa pihak berwajib.
Inisial A dan B yang mengarah kepada Aloy dan Bravy rupanya dikaitkan dengan pemilik Whip Pink.
Sebagaimana diketahui, penyalahgunaan Whip Pink sedang ramai diperbincangkan setelah Lula Lahfah meninggal dunia.
Namun pihak kepolisian telah membantah gosip Lula Lahfah meninggal karena overdosis dari penggunaan Whip Pink.
Sedangkan gosip yang menyeret DJ Bravy pertama kali muncul dari akun Threads @syiifaachria.
Akun tersebut mengungkap pemilik Whip Pink bernama Arxyad Sam Albanjari serta kabar Aloy dan Bravy menjalani Berita Acara Pemeriksaan alias BAP.
"Berita burung Aloy dan Bravy di-BAP. Gue bilang berita burung ya. Kalau owner Whip Pink si Arxyad terpantau di Hongkong valid A1 no hoax," tulis akun @syiifaachria.
"Untuk Aloy Bravy bukan ranah gue ya, jadi gue fokus bahas owner whip pink dan whip cream saja!" katanya menyambung.
Menanggapi tudingan tersebut, DJ Bravy menuliskan reaksinya melalui Broadcast Channel Instagram.
Baca Juga: Disindir Netizen tentang Masa Lalu di Tengah Duka, Reza Arap Bertekad Jaga Nama Baik Lula Lahfah
"A dan B gimana kabarnya ya. Anjing dan Babi. Lagi di-BAP katanya tuh," sentil Bravy sambil menyertakan capture tulisan akun @syiifaachria.
"Gue sekarang baru bisa percaya kalau monyet bisa main HP," ucap Bravy murka.
Lebih lanjut, DJ Bravy membuat polling untuk melaporkan pemilik akun @syiifaachria ke ranah hukum atau tidak.
"Kasusin jangan?" tanya DJ Bravy yang ternyata mendapat dukungan lebih dari 40 ribu followers Instagram-nya.
Pada Senin, 26 Januari 2026, DJ Bravy lantas mengungkap keputusannya untuk mengkasuskan fitnah terhadap dirinya dan Aloy ke jalur hukum.
"Gue sudah konsul sama tim dan juga kuasa hukum. Kita sudah sepakat akan mengurus ke jalur hukum buat semua akun yang memberitakan hal-hal tidak benar atau fitnah dengan membawa gue dan teman-teman gue," imbuh Bravy.
Berita Terkait
-
Disindir Netizen tentang Masa Lalu di Tengah Duka, Reza Arap Bertekad Jaga Nama Baik Lula Lahfah
-
Kesaksian Pilu ART Lula Lahfah: Sempat Mendengar Suara Rintihan Jam 2 Dini Hari
-
Kematian Lula Lahfah Didalami Polisi, Reza Arap Diperiksa Polres Jakarta Selatan Sore Ini
-
Bela Sejawat Spesialis Jantung, Dokter Tirta Emosi Skakmat Netizen Soal Mitos GERD dan Lula Lahfah
-
Misteri Kematian Lula Lahfah: Rintihan Tengah Malam dan 2 Fakta Lainnya
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Terseret Kasus Hanania Travel, Praz Teguh: Kami Bayar Rp958 Juta!
-
Sinopsis Valerian and The City of A Thousand Planets, Tayang Malam Ini di Trans TV
-
Kena Serangan Jantung, Haji Bolot Sudah 2 Minggu Dirawat di Rumah Sakit
-
Chef Arnold Pilih Mundur sebagai Juknis MBG: Programnya Sangat Rumit
-
Diterpa Isu Suap Bea Cukai, Raffi Ahmad Tidak Akan Mundur dari Pemerintahan
-
Diperiksa Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Paula Verhoeven: Saya Cuma Talent Program Rumpi
-
Awas Jangan Tertipu Duo Rock Angine de Poitrine KW! Sudah Ada Korban di Moskow
-
Dituduh Terlibat Kasus Suap Bea Cukai, Raffi Ahmad Ungkap Reaksi Tak Terduga Nagita Slavina
-
Bantah Terlibat Kasus Suap Impor Bea Cukai, Pertemuan Raffi Ahmad dan Blueray Terjadi di New York
-
Clara Shinta Maafkan Suami, Bikin Perjanjian Tak Main Serong Lagi