Entertainment / Gosip
Sabtu, 31 Januari 2026 | 13:16 WIB
Ilustrasi Siswa Smp Belajar (instagram/nadiemmakarim)
Baca 10 detik
  • Sebanyak 16 kelas di SMPN 3 Depok tidak memiliki meja dan kursi meskipun gedung baru saja direnovasi dengan biaya Rp28 miliar.
  • Siswa terpaksa belajar di lantai atau membawa meja lipat sendiri dari rumah jika ingin tetap masuk sekolah pada jadwal pagi.
  • Pihak sekolah meminta bantuan Wali Kota Depok untuk segera mengadakan fasilitas mebel agar kegiatan belajar mengajar kembali normal.

Suara.com - Suasana belajar di SMP Negeri 3 Depok kini tengah menjadi sorotan publik karena kondisi ruang belajar yang berbeda dari sekolah pada umumnya.

Sejumlah murid harus membawa meja lipat sendiri dari rumah masing-masing. Di ruang kelas mereka tak terdapat kursi maupun meja belajar.

Pemandangan tak umum ini viral di media sosial. Mereka yang terlihat pulang sekolah, tampak menggotong meja dan menaiki motor.

Ironisnya, ketiadaan fasilitas ini terjadi setelah gedung sekolah direnovasi dengan biaya fantastis, Rp28 miliar.

Tercatat, hanya 17 dari 33 kelas yang hanya mendapat bangku dan meja. Sementara itu 16 kelas kosong tanpa fasilitas.

Alhasil, 16 kelas lainnya terpaksa merelakan diri belajar secara lesehan. Bagi mereka yang mendapat kelas tersebut harus membawa meja lipat milik pribadi.

Saat dimintai keterangan oleh reporter yang ada di dalam video, salah seorang siswa pasrah melihat kondisi ruang kelasnya.

Terkait polemik ini, Kepala Sekolah SMPN 3 Depok, Ety Kuswandarini, memberikan penjelasan mengenai kebijakan serta kendala yang dihadapi.

Ety menjelaskan, keputusan membawa meja lipat adalah pilihan bagi orangtua yang ingin anaknya tetap mengikuti jadwal sekolah di waktu pagi hari.

Baca Juga: Akhirnya Diperbaiki, 'Jebakan Batman' Jalan Juanda Depok yang Bikin Celaka Pengendara

"Semua adalah keinginan dari orangtua dan anak. Kalau di siang hari, mangga (silahkan), ada meja dan kursi. Tapi siang. Gantian dengan kelas yang masuk pagi," ungkap Ety.

Hingga saat ini, pihak sekolah masih terus menunggu adanya pengadaan fasilitas dari Pemerintah Kota Depok agar proses belajar mengajar bisa kembali berjalan dengan normal.

"Ya mohon dibantu lewat Bapak Wali Kota untuk mendorong pengadaan meja dan kursi siswa SMP Negeri 3 Depok," ucap Ety Kuswandarini.

Load More