- Dua anggota polisi (Bripda SR dan Bripda NIR) bersama dua warga sipil ditetapkan sebagai tersangka pemerkosaan terhadap remaja 18 tahun di Jambi.
- Akibat depresi berat dan rasa benci terhadap institusi pelaku, korban CA kini membatalkan impiannya untuk menjadi Polwan.
- Polda Jambi telah menahan para pelaku dan berkomitmen melakukan proses pidana serta pemecatan (PTDH) terhadap oknum anggota yang terlibat.
Suara.com - Cita-cita mulia CA, seorang remaja 18 tahun asal Jambi, untuk mengenakan seragam cokelat dan mengabdi sebagai Polisi Wanita (Polwan) kini musnah tak bersisa.
Gadis tersebut justru menjadi korban kebiadaban anggota Polri yang selama ini ia kagumi.
Dia diduga menjadi korban pemerkosaan bergilir oleh empat orang pria, dua di antaranya adalah anggota aktif Polri berpangkat Bripda.
Kasus yang menampar keras wajah institusi Bhayangkara ini terjadi pada November 2025, namun baru meledak dan ditangani serius oleh Polda Jambi pada akhir Januari 2026 setelah korban berani buka suara.
Dua anggota polisi yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka adalah Bripda SR (anggota Polres Tanjung Jabung Timur) dan Bripda NIR (anggota Polda Jambi).
Mirisnya, aksi bejat ini juga melibatkan dua warga sipil berinisial I dan K. Fakta yang lebih menyayat hati, salah satu pelaku sipil ternyata masih memiliki hubungan kekerabatan dengan korban.
Kronologi: Dijemput, Bukan Dilindungi
Peristiwa kelam ini bermula saat korban dijemput oleh salah satu pelaku dengan dalih akan diantar pulang.
Namun, bukannya sampai di rumah, mobil justru dibelokkan ke sebuah area perkebunan kopi dan kemudian berlanjut ke sebuah rumah kontrakan di Kota Jambi.
Baca Juga: Tangis Guru Asal Jambi Usai Jadi Tersangka, Jaksa Agung Janji Tutup Kasus
Di dua lokasi itulah, CA dipaksa melayani nafsu bejat para pelaku secara bergantian dalam kondisi tak berdaya.
Insiden ini meninggalkan luka psikis yang teramat dalam. Kuasa hukum korban, Romiyanto, mengungkapkan bahwa kliennya mengalami depresi berat hingga memutuskan untuk mengubur impiannya menjadi aparat penegak hukum.
"Korban ini sudah persiapan fisik dan mental untuk tes Polwan. Tapi setelah kejadian ini, dia bilang ke saya, 'Om, saya tidak mau lagi jadi polisi'. Dia jijik dan benci melihat institusi itu karena pelakunya justru polisi yang seharusnya melindungi," ujar Romiyanto kepada awak media, Minggu, 1 Februari 2026.
Korban bahkan sempat melontarkan kalimat yang membuat siapa pun terenyuh, "Kata orang, kalau tidak perawan tidak bisa jadi Polwan."
Respons Kepolisian
Merespons kemarahan publik, Polda Jambi bertindak cepat. Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, menegaskan bahwa keempat pelaku, termasuk dua anggotanya, sudah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka.
Berita Terkait
-
Wisata Mangrove Pantai Kelapa, Eksotisme Laut Lepas dan Satwa Jinak Tungkal
-
Menyusuri Jambi Kota Seberang: Saat Rumah Kayu "Mengapung" di Atas Sungai
-
Miswan Tek Mina, Rahasia Kuah Segar di Balik Syahdunya Jambi Seberang
-
Pindang Bikcik Way Mayang: Kuah Segar Meresap, Makan Enak Gak Pake Tapi
-
Polda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Jumbo, 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Disita
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Ria Ricis Tampil di Film Keluarga Suami Adalah Hama, Netizen Penasaran Reaksi Keluarga Teuku Ryan
-
Desain Bangunan Koperasi Desa Merah Putih di Pati Tak Lazim
-
Tiket Rp14 Juta Ludes Sekejap, Kenapa Konser The Weeknd di Jakarta Begitu Diminati?
-
Pesta Timuran Ramaikan Jakarta, Angkat Musik dan Kultur Indonesia Timur ke Panggung Festival
-
Suasana Stasiun Yogyakarta Mendadak Hening Saat Indonesia Raya Diputar, Reaksi Turis Asing Disorot
-
Viral Dua Pria Terduga Maling Ditangkap Warga, Dipaksa Ciuman dan Saling Gigit Telinga
-
Viral di Medsos, Sapi Menangis Usai Ngamuk dan Seruduk Pemilik karena Mau Dijual
-
Bongkar Aib ART, Erin Taulany Temukan CCTV Hera Cuma Berpakaian Dalam di Rumahnya
-
Viral! Konten Kreator Ini Maki-Maki Followers Saat Live Gara-Gara Tak Ditraktir Makan Mie Gacoan
-
Demi Asmara Asrama, Antonio Blanco Jalani Latihan Panahan dengan Eks Atlet SEA Games