- Bocah 12 tahun, Nizam, meninggal dunia akibat dugaan kekerasan oleh ibu tirinya, TR.
- Sang ayah memutus komunikasi dan membohongi Nizam bahwa ibu kandungnya sudah meninggal dunia.
- Terpisah selama 4 tahun, ibu kandung Nizam kini melaporkan kasus ini ke KPAI untuk menuntut keadilan.
Suara.com - Lisnawati kini hanya bisa berserah diri menghadapi kenyataan pahit atas kematian putranya, Nizam Syafei.
Bocah berusia 12 tahun tersebut mengembuskan napas terakhirnya setelah diduga menjadi korban kekerasan rumah tangga yang dilakukan oleh ibu tirinya sendiri, yang berinisial TR.
Kesedihan Lisnawati kian mendalam karena ia merasa tidak berdaya untuk melindungi Nizam. Pasalnya, sudah empat tahun terakhir ia kehilangan akses untuk bertemu dengan sang anak.
Lisnawati menjelaskan bahwa Nizam adalah buah hatinya dari pernikahan siri dengan Anwar Satibi. Setelah keduanya berpisah, Nizam sempat tinggal bersamanya sebelum akhirnya dibawa oleh sang ayah.
"Saya mengurusnya sampai dia umur 7 tahun. Waktu itu anaknya bilang ingin masuk pesantren, jadi saya antar dan masukkan ke sana," ungkap Lisnawati saat mendatangi kantor KPAI, Jakarta Pusat, Senin, 23 Februari 2026.
Namun, keadaan berubah setelah Nizam diambil alih oleh Anwar Satibi. Sejak saat itu, komunikasi antara ibu dan anak ini terputus total.
Mirisnya, Anwar diduga membohongi Nizam mengenai keberadaan ibu kandungnya.
"Komunikasi diputus oleh pihak ayahnya dengan alasan saya sudah meninggal. Ayahnya bilang kepada Nizam kalau ibu kandungnya sudah tidak ada," kata Lisnawati.
Lisnawati menegaskan bahwa ia bukan tanpa upaya untuk menjumpai Nizam. Berkali-kali ia mendatangi Sukabumi demi mencari keberadaan putranya, namun usahanya selalu menemui jalan buntu.
Baca Juga: Cari Keadilan buat Anak, Ibu Kandung Laporkan Kasus Nizam yang Dianiaya Ibu Tiri ke KPAI
Pertemuan terakhir pun terjadi tiga tahun lalu, itu pun hanya antara dirinya dan nenek Nizam.
Selama masa perpisahan tersebut, Lisnawati sama sekali tidak mendengar kabar adanya kekerasan. Informasi yang ia dapatkan dari para tetangga justru menunjukkan kondisi yang kontras.
"Kata tetangga, Nizam baik-baik saja dan sehat. Dia anak yang punya cita-cita mulia ingin menjadi kiai," ucapnya.
Munculnya dugaan kekerasan oleh ibu tiri (TR) membuat Lisnawati membulatkan tekad untuk mencari keadilan.
Didampingi tim kuasa hukum, ia resmi melaporkan kejadian ini ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan berencana segera membuat laporan polisi.
Krisna Murti, pengacara Lisnawati, menjelaskan bahwa sebelumnya Polres Sukabumi memang belum menerima laporan resmi dari pihak keluarga kandung. Namun, mengingat kasus ini telah viral di masyarakat, pihak kepolisian pun mulai mengambil langkah inisiatif.
"Kemarin memang belum ada laporan resmi ke Polres Sukabumi. Namun, karena kasus ini sudah menjadi sorotan publik, penyidik akhirnya berinisiatif untuk mulai bergerak," kata Krisna.
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih
-
Tabir Gelap Kematian Tragis Nizam Syafei: Fakta Baru Ayah Kandung Ternyata KDRT Ibu Tiri
-
RDP Komisi III DPR: LPSK Sebut Ayah Nizam Syafei Diduga Anggota Gangster
-
Kapolres Sukabumi di DPR: Ibu Tiri Sempat Tak Mengaku Aniaya Nizam Syafei
-
Fakta Janggal Kematian Nizam Syafei di Sukabumi, Ayah Bahas Pemakaman Saat Anak Masih Kritis
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta
-
Teuku Ryan Kewalahan Perankan Pengacara Narsis dan Bermuka Dua di Istiqomah Cinta
-
Tragis! Jenazah Anak Perempuan Ditinggalkan dengan Surat Haru, Warga Gotong Royong Urus Pemakaman
-
Viral! Mama Papua Kecewa, Suara dan Wajahnya Dipakai Tanpa Izin di Film Pesta Babi
-
Miris! Hari Bahagia Jadi Petaka, Pengantin di Bekasi Kena Tipu WO Marwah Catering
-
Panas! Istri Virgoun Bantah Pengakuan Eva Manurung soal Hamil Duluan, Ogah Dibela dengan Kebohongan
-
Dituduh Tak Punya Andil Bangun Rumah yang Kini Ditempati Sarwendah, Ruben Onsu Akhirnya Klarifikasi
-
Panen Kritikan, Reizuka Ari Disebut Beri Contoh Buruk Usai Viral Minum Banyak Suplemen Sekaligus
-
Demi Konten Viral, Tren Kelulusan Sekolah Pakai Lagu Kicau Mania Disentil Netizen Malaysia