- Sinetron Lorong Waktu versi reboot jilid kedua tayang di SCTV selama Ramadan 1447 H.
- Deddy Mizwar menekankan fokus utama serial adalah memetik hikmah dari masa lalu sebagai evaluasi diri.
- Para pemain menghadapi tantangan akting unik, termasuk teknis efek visual dan membangun chemistry tanpa sentuhan fisik.
Suara.com - Sinetron legendaris Lorong Waktu kembali menyapa pemirsa SCTV dalam versi reboot jilid kedua pada Ramadan 1447 H.
Melalui sesi bincang-bincang virtual Rabu, 25 Februari 2026, para pemain membagikan kedalaman pesan spiritual serta keseruan di balik layar produksi Citra Sinema ini.
Deddy Mizwar, aktor kawakan yang memerankan Haji Husin, menegaskan bahwa Lorong Waktu bukan sekadar tontonan perjalanan lintas dimensi.
Fokus utamanya adalah memetik hikmah dari setiap peristiwa masa lalu untuk menjadi evaluasi diri.
"Setiap peristiwa tidak ada yang sia-sia, pasti ada hikmah dan pembelajaran. Banyak orang menghabiskan waktunya untuk hidup tapi tidak dapat apa-apa karena tidak belajar dari kehidupannya," jelas Deddy Mizwar mengenai filosofi sinetron ini.
"Semua ini adalah proses belajar mencari jalan menuju Tuhan," sambungnya lagi.
Pemeran utama Ustaz Zidan, Lavicky Nicholas, mengungkapkan tantangan akting yang cukup unik pada musim ini. Salah satunya adalah adegan teknis saat karakternya diceritakan mengecil.
"Momen paling berkesan itu waktu syuting jadi kecil, kayak manusia semut. Kita dikirim Haji Husin, lalu dikejar ayam dan kucing. Itu pengalaman pertama saya syuting dengan teknis di-set up lari-larian di dalam drum karena ceritanya masuk ke dalam kaleng," kenangnya.
Selain tantangan fisik, Lavicky menyoroti kedalaman emosi Zidan yang harus menjaga batasan dengan lawan jenis.
Baca Juga: Program Ramadan SCTV 2026: Sajian Religi Ikonik hingga Aksi Berbagi Baim Wong
Menurutnya, membangun chemistry baper tanpa sentuhan fisik jauh lebih sulit daripada akting romansa biasa.
"Menunjukkan rasa cinta dan perlindungan tanpa sentuhan fisik itu tantangan. Bagaimana penonton bisa baper hanya lewat tatapan mata dan adab yang terjaga," tambahnya.
Transformasi drastis juga dialami Baiti Syaghaf yang memerankan Tamara. Jika pada musim sebelumnya Tamara dikenal sebagai karakter "alfa" yang meledak-ledak, kini dia tampil berhijab dan jauh lebih sabar. Baiti mengaku perubahan ini memberikan dampak psikologis yang kuat saat proses syuting.
"Tamara yang sekarang jauh lebih menahan diri dan ngebatin. Kalau dulu apa pun harus diikuti, sekarang disuruh sabar terus oleh Zidan dan Alvin. Tapi uniknya, begitu saya pakai hijab dan baju Tamara, sifat kalem itu langsung masuk otomatis ke diri saya," ungkap Baiti.
Suasana di lokasi syuting juga menjadi daya tarik bagi para pemain. Inara Azalea, pemeran Cantika, menyebutkan bahwa dia tidak merasa seperti sedang bekerja karena atmosfer kekeluargaan yang kental.
Deddy Mizwar pun mengakui bakat Inara yang sangat cepat dalam menghafal naskah, meski dia berseloroh khawatir aktor cilik tersebut terlalu cepat tumbuh besar.
Berita Terkait
-
Sinetron Religi Para Pencari Tuhan Jilid 19 Tayang Setiap Sahur, Cerita Tetap Menyentil
-
Sinopsis Sinetron 99 Nama Cinta, Samakah dengan Versi Film?
-
Sambut Ramadan 2026, Ini Deretan Sinetron dan Serial Streaming Pilihan untuk Sahur dan Berbuka Puasa
-
Bukan Sinetron Biasa, Dunia Tanpa Tuhan Angkat Komedi Gelap dan Ironi Iman di Pinggiran Jakarta
-
Sinopsis dan Pemeran Aira, Sinetron Baru yang Soroti Korban Pelecehan Seksual
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Sinopsis Kala, Film Joko Anwar yang Bikin Manoj Punjabi Rugi Miliaran Rupiah
-
Segera Tayang! Sinopsis Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
-
Baru Bebas, Doni Salmanan Dipastikan Berpenghasilan Rp150 Juta per Bulan
-
Review Film Yohanna, Kisah Krisis Iman dan Kemanusiaan yang Gagal Mengguncang Perasaan
-
Sinopsis Film Sarahs Oil: Dari Kemiskinan ke Jutaan Dolar, Kisah Nyata yang Menginspirasi
-
Menantea Pamit Total April 2026, Jerome Polin Bongkar Skandal Penipuan Internal Tembus Rp38 Miliar
-
Denise Chariesta Ungkap Anaknya Jadi Sasaran Hujatan, Sudah Terjadi Sejak Dalam Kandungan
-
Tak Langsung Punya Lagu, 5 Musisi Dunia Awali Karier Lewat Cover Lagu
-
Enda Ungu Murka! Netizen Komentar Jorok ke Anak, Langsung Ancam ke Jalur Hukum