Merasa risih dengan perilaku tersebut, Farah akhirnya bersikap tegas dan meminta Raihan untuk menjauhinya.
Keputusan Farah untuk membatasi jarak inilah yang diduga membuat Raihan kehilangan akal sehatnya.
Rasa kecewa dan sakit hati karena cintanya ditolak berubah menjadi niat jahat untuk melakukan penganiayaan.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, menyatakan bahwa pelaku merencanakan aksi penganiayaan.
“Pelaku R ini sengaja sudah mempunyai niat melakukan penganiayaan dengan membawa kapak dan parang dari rumah,”, jelasnya.
Detik-detik Mencekam di Ruang Seminar
Puncaknya terjadi pada Kamis pagi sekitar pukul 07.30 WIB di lantai 2 Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum.
Saat itu, Farah sedang duduk sendirian menunggu giliran ujian seminar proposal sambil menanti dosen penguji.
Tiba-tiba, Raihan datang membawa kapak dan langsung menyerang korban secara membabi buta.
Baca Juga: 7 Fakta Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Mahasiswa Jelang Skripsi
Farah mengalami luka serius di bagian dahi dan tangan kiri. Meski bersimbah darah, ia sempat berusaha melarikan diri ke luar ruangan sebelum akhirnya pelaku diamankan oleh petugas keamanan kampus dan massa.
Akibat perbuatan nekatnya, Raihan kini terancam hukuman berat. Pihak kepolisian menjeratnya dengan Pasal 269 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
Pihak universitas pun tidak tinggal diam atas insiden yang mencoreng nama baik institusi ini.
Wakil Rektor III UIN Suska Riau, Harris Simaremare, menyatakan keprihatinannya, apalagi peristiwa ini terjadi di bulan suci.
Pihak kampus berkomitmen untuk menegakkan kode etik dan menyerahkan proses hukum seluas-luasnya dan setransparan mungkin kepada pihak berwenang.
Saat ini, Farah tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru, setelah sebelumnya menjalani operasi untuk menangani luka-lukanya.
Berita Terkait
-
Peran Krusial BRI dalam Menggerakkan Ekosistem Kampus UIN Alauddin
-
Amankan Gedung SMA-SMK Triguna Utama, UIN Syahid Jakarta Selamatkan Aset Negara
-
Femisida dan Pergeseran Narasi dalam Kasus UIN Suska
-
Fakta Baru, Raihan dan Mahasiswi UIN Suska yang Dibacok Sebenarnya Pacaran?
-
Pembacok Mahasiswi UIN Suska Harusnya Nonton 4 Film Ini, Motivasi Hadapi Penolakan Cinta
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Boiyen Akui Nafkahi Diri Sendiri Selama Menikah, Ini Alasan Gugat Cerai
-
Tak Tutupi Kehamilan Menantu, Eva Manurung Ungkap Jenis Kelamin Calon Anak Virgoun
-
Ogah Foto Gratisan, Pinkan Mambo Todong Fans Pakai Kantong Kresek: Duitnya Mana?
-
Syekh Ahmad Al Misry Terseret Kasus Pelecehan Sesama Jenis, Ini Kronologi dan Pengakuan Korban
-
Syekh Ahmad Al Misry Diduga di Mesir, Pengacara Korban Pelecehan Sejenis Desak Agar Dijemput
-
Shenina Cinnamon Opname saat Hamil karena Hyperemesis Gravidarum, Apa Itu?
-
Lagu Erika Viral karena Lecehkan Perempuan, HMT ITB Resmi Minta Maaf dan Tarik Konten
-
GIGI Akui Ada Perbedaan Pendapat dan Gesekan, Pastikan Thomas Ramdhan Batal Hengkang
-
Bawa Anak SMP ke Rumah untuk Dicabuli, Tukang Ojek Lansia Digeruduk Warga
-
Viral Ibu-Ibu Labrak Selingkuhan Suami, Paksa Keluar Mobil hingga Tersungkur ke Aspal