Entertainment / Gosip
Kamis, 05 Maret 2026 | 22:00 WIB
Lelaki ini kaget tukar uang di Iran sampai takut dirampok. (Instagram/backpackerkelilingdunia)

Suara.com - Bagi para pelancong dunia, urusan nilai tukar mata uang seringkali menjadi hal yang krusial sebelum menginjakkan kaki di negara tujuan.

Namun, sebuah pengalaman unik dan mendebarkan baru-baru ini dibagikan oleh akun pelancong @backpackerkelilingdunia saat mengunjungi Iran.

Siapa sangka, bermodal uang "receh" dalam dolar Amerika, ia justru mendadak menjadi "jutawan" sesaat setelah mendarat di bandara.

Kisah ini bermula dari adanya perbedaan drastis antara data nilai tukar resmi yang sering dilihat masyarakat di mesin pencarian dengan realita di lapangan.

Pemilik akun Instagram @backpackerkelilingdunia, menceritakan pengalamannya selama traveling di Iran.

Dia mengaku sangat kaget karena fakta yang ditemukan di sana.

"Kemarin lihat berita tentang nilai tukar mata uang Iran di salah satu media mainstream patokanya dari Google Finance, padahal real -nya sangat jauh berbeda. Saya yakin itu bukan kesengajaan atau propaganda kok, karena ketidaktahuan saja," katanya pada postingannya, 18 Januari 2026.

Kemudian dia meneritakan tentang nilai tukar mata uang di sana.

Baca Juga: Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang

"Funfact-nya itu sama kaya yang saya alami saat pertama kali ke Iran, lihat di Google Finance nilainya hanya berapa puluh ribu saat itu, akhirnya pas sampai di airport nuker uang di money changer sebesar US$200 ebusett ternyata dapetnya segepok banget senilai hampir 200 juta Iranian Rial. Bukan bahagia malah takut dirampok gengs bawa duit sebanyak itu," ujarnya.

Fenomena Dual Exchange Rate di Iran

Kejadian yang dialami pria tersebut menyoroti fenomena ekonomi yang unik di Iran, di mana terdapat perbedaan mencolok antara kurs resmi pemerintah dan kurs pasar bebas (real market).

Sebagian besar aplikasi konversi mata uang dunia, termasuk Google Finance, seringkali hanya menampilkan kurs resmi yang tidak mencerminkan daya beli sebenarnya di pasar lokal.

Bagi warga Indonesia yang terbiasa dengan nilai tukar stabil, membawa uang segepok dengan nominal ratusan juta tentu memicu adrenalin tersendiri.

Ketakutan akan keamanan menjadi reaksi alami saat memegang uang fisik dalam jumlah yang luar biasa banyak secara visual, meskipun nilai konversinya mungkin tidak sebesar yang dibayangkan.

Load More