Suara.com - Ketegangan pecah di depan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount, Jalan AP Pettarani, Makassar, pada Kamis 6 Maret 2026 sekitar pukul 13.30 WITA.
Videonya kemudian viral diunggah oleh akun Instagram makassar_iinfo.
Puluhan massa yang terdiri dari pihak keluarga korban bersama Aliansi Gerakan Mahasiswa Sosial Peduli Kesehatan melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran.
Aksi ini dipicu oleh dugaan kelalaian medis fatal yang menimpa seorang bayi berusia 9 bulan berinisial ASA, hingga menyebabkan tangan mungilnya mengalami pembengkakan parah dan berlubang.
Kericuhan sempat terjadi saat massa mencoba masuk ke dalam rumah sakit, hingga terlibat aksi dorong-dorongan dengan petugas keamanan.
Ibu korban, yang dikenal melalui akun media sosial @nur_njaglow, menuntut pertanggungjawaban penuh atas kondisi anaknya yang memburuk setelah menjalani prosedur pemasangan infus.
Kasat Intelkam Polrestabes Makassar, Kompol Asdar, mengonfirmasi bahwa keluarga menuntut agar Direktur RS dicopot karena dinilai gagal memberikan standar pelayanan yang aman.
Kasus yang menghebohkan publik Makassar ini bermula saat ASA dilarikan ke UGD pada 19 Januari 2026 dengan keluhan demam tinggi dan muntah.
Namun, selama perawatan, prosedur infus yang dilakukan berkali-kali diduga menjadi penyebab utama luka berat pada tangan pasien.
Baca Juga: Pria Pergoki Calon Istri Check In dengan Suami Orang Seminggu Jelang Akad Nikah, Videonya Viral
Pihak keluarga yang geram akhirnya melayangkan somasi resmi dengan tuntutan yang fantastis.
Dalam dokumen somasi tersebut, keluarga secara tegas menyatakan:
"Meminta klarifikasi tentang kesalahan yang terjadi. Memberikan ganti rugi yang dialami baik material maupun non material dengan senilai Rp 500 Juta. Memperbaiki sistem dan prosedur agar kesalahan tidak berulang. Saya minta jawaban atas somasi ini dalam waktu 3 kali 24 jam sejak tanggal pengiriman."
Menanggapi tekanan massa dan tuntutan hukum tersebut, Direktur RSIA Paramount Makassar, Muhammad Nadjib, akhirnya buka suara.
Meskipun pihak RS menyetujui poin mengenai perbaikan sistem, mereka merasa keberatan dengan tuntutan uang senilai Rp500 juta.
Nadjib memberikan tanggapan terkait permintaan data medis.
Berita Terkait
-
Momen Haru di Tabligh Akbar Penyejuk Hati, Nasihat Aa Hilman Fauzi Sentuh Hati Jemaah
-
Warga Irak Santai Main Bola Padahal Rudal Lewat di Atas Kepala, Videonya Viral
-
Viral Kedai Kopi Pakai Nama Wanita untuk Menu Hingga Singkatan Kontroversial, Klarifikasinya Dihujat
-
Mahalnya Biaya Orang Meninggal di Tangerang dan Bogor, Uang Salat Jenazah Capai Rp7,5 juta!
-
Selebgram Erika Octaviani Dimasukkan ke RSJ oleh Suami Sendiri
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Trump Berlakukan Tarif Baru, Produk Indonesia Kena Bea Masuk 10% Mulai Hari Ini
-
Gubernur Sulsel Mulai Proyek Rp5,9 Miliar Demi Tuntaskan Banjir Luwu Utara
-
Video Pengejaran Maling LPG 3 Kg di Bantul Viral, Pelaku Lolos Meski Sempat Terjatuh
-
Rumah Murah Rp101 Juta Hadir di Serang, Bidik Pekerja Kawasan Industri
-
Malam ke-13 Amerika Rudal Iran, Korban Tewas Mulai Berjatuhan di Ahwas Hingga Bandar Abbas
-
Dari Wishlist ke Checkout, Cara Sederhana Menambah Kebahagiaan Sehari-hari
-
Jangan Cuma Bangun Gedung, Prabowo Diminta Optimalkan PTN Lama daripada Bikin Kampus Baru
-
Petaka Kencan MiChat: Niat Antar Gadis Pulang, Pemuda di Lampung Utara Malah Ditodong Senpi
-
Cari Hunian Impian Lebih Mudah, Ada Promo KPR Bunga Mulai 1,75% di BRI x REI Expo Semarang 2026
-
Purbaya Sentil Menkes Gegara Curhat ke DPR soal Pemblokiran Anggaran Rp 12,3 T di Kemenkeu