Entertainment / Gosip
Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:55 WIB
Ilustrasi biaya orang meninggal dunia. (Generated by AI)

Suara.com - Curhatan akun Threads akun @rd.nia menjadi viral setelah membeberkan betapa mahalnya biaya orang meninggal di kampungnya.

Dia mengaku tinggal di sebuah kampung di daerah Tangerang, Banten.

"Apa cuma di kampung Tangerang ya kalau meninggal dibikin susah?" tulisnya memulai curhannya pada 5 Maret 2026.

Dia menyebutkan beberap hal yang semuanya harus pakai uang untuk mengurus jenazah keluarganya yang meninggal.

Bukan hanya biaya pemakaman, bahkan biaya untuk orang yang menyalatkan jenazah.

Curhatan Biaya orang meninggal. (Threads)

"Nyolatin wajib amplop Rp50 ribu minimal 150 orang," ujanya.

Sebelum salat jenazah, harus bagi-bagi mi instan untuk semuanya.

Belum lagi biaya untuk kain kafan dan perlengkapan untuk jenazah.

Parahnya untuk hal tersebut ternyata ada calo yang mengambil keuntungan.

Baca Juga: Selebgram Erika Octaviani Dimasukkan ke RSJ oleh Suami Sendiri

"Kain kafan dan perlengkapan sudah ada yang nyaloin, enggak boleh menolak walau mahal atau sudah ada stok kain," imbuhnya.

Bahkan mandikan jenazah juga ada biayanya sendiri. "Mandiin bayar Rp500 ribu," sebutnya.

Ditambah lagi, pihak keluarga juga harus membayar orang yang mengaji baik di rumah maupun di kuburan.

"Yang ngajiin bayar Rp100 per orang (di rumah sama kuburan beda amplop)," ucapnya.

Kemudian harus membagikan nasi kotak sampai tujuh hari meninggalnya anggota keluarganya.

"Bagi nasi harus sampai H+7 dengan 200 box (biasanya H+3, H+7 atau 40 harian)," katanya.

Load More