Entertainment / Gosip
Kamis, 12 Maret 2026 | 21:34 WIB
Abu Janda [Instagram]

"Adik-adik pikir nih ya, pakai hati ya. Nih misalnya nih Malaysia ya, ngasih duit ke teroris, terus terorisnya beli bom. Bomnya dipakai buat ngebom ngebunuh rakyat Indonesia. Kira-kira perasaan kita gimana puluhan tahun lagi?" ucapnya.

Melanjutkan analoginya, ia kemudian melontarkan kalimat yang viral tersebut.

"Saya yakin demi Allah demi Rasulullah pasti kita rela banget ikhlas banget perang sama Malaysia," lanjutnya.

Menurutnya, rasa ingin berperang itu muncul secara alami jika sebuah bangsa terus-menerus diserang oleh teroris yang didanai oleh negara tetangga.

Tujuan utama dari penggunaan analogi Malaysia ini adalah untuk membela pernyataan Presiden Prabowo Subianto.

Abu Janda menilai kebijakan Prabowo yang menyebutkan bahwa untuk mewujudkan perdamaian di Timur Tengah, keamanan Israel juga harus dijamin, adalah sebuah langkah yang terukur.

Ia berpendapat bahwa selama masih ada donatur yang memberikan dana kepada kelompok yang ia sebut sebagai teroris, maka perang tidak akan pernah berakhir.

Lebih lanjut, Abu Janda menegaskan dukungannya terhadap langkah pemerintah membawa Indonesia bergabung ke dalam Board of Peace (BOP) yang diinisiasi oleh Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump.

Baca Juga: Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar

Ia berpandangan bahwa strategi BOP untuk menghentikan donatur teroris adalah jalan menuju perdamaian sejati.

Meski menuai pro dan kontra di dalam studio, Abu Janda tetap pada pendiriannya bahwa literasi sejarah sangat penting agar masyarakat tidak terjebak dalam kebencian yang ia sebut sebagai "kebencian buta".

Kontributor : Tinwarotul Fatonah

Load More