Entertainment / Gosip
Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:20 WIB
ilustrasi pelecehan seksual (freepik.com)
Baca 10 detik
  • Pendakwah berinisial SAM dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan pelecehan seksual sesama jenis, dengan kasus telah naik sidik.
  • Terdapat lima korban pria yang mengaku dilecehkan sejak 2017 hingga 2025, bahkan ada korban di bawah umur.
  • Kuasa hukum menyerahkan bukti seperti chat dan video, termasuk pengakuan SAM kepada sejumlah tokoh agama sebelumnya.

"Ada kayak semacam rumah-rumah tahfidz gitu ya," jelas Wati Trisnawati.

Dugaan aksi bejat ini ternyata sudah berlangsung cukup lama. Bahkan jejaknya diduga sejak tujuh tahun lalu. 

Korban melaporkan bahwa kejadian awal bermula di 2017 dan terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya.

"Jadi memang ada beberapa korban yang berbeda waktunya. Ada yang 2017, 2018 sampai ada yang 2025," ungkap Wati membeberkan rentang waktu kejadian.

SAM sempat menyatakan permintaan maaf. Namun kejadian serupa terulang kembali.

"Bahwa si pelaku itu memang ada permohonan maaf tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. Akan tetapi 2025 terjadi lagi," tegas Wati menyayangkan tindakan pelaku.

Pihak kuasa hukum korban pun telah menyerahkan sejumlah bukti kuat guna memperkuat laporan mereka kepada penyidik. 

"Bukti yang diserahkan kita terhadap ke penyidik, bukti chat ya, terus video, dan ada beberapa bukti yang lain juga," kata Benny Jehabu.

Salah satu bukti video yang diserahkan berisi rekaman pertemuan antara terduga pelaku dengan para ulama lainnya. 

Baca Juga: Mantan Pacar Kaesang Pangarep, Felicia Tissue Resmi Dilamar Kekasih

Dalam pertemuan itu, terduga pelaku dilaporkan telah mengakui kesalahan di hadapan para tokoh agama lainnya.

"Jadi ada pertemuan dari si pelaku ini kepada tokoh-tokoh ulama juga ya, bahwa dia mengaku tidak akan mengulangi lagi perbuatannya," tutur Wati Trisnawati.

Dari sisi usia, para korban yang melaporkan tindakan SAM ini terdiri dari berbagai kelompok umur. 

Mirisnya, beberapa di antaranya masih masuk dalam kategori di bawah umur saat kejadian berlangsung.

"Ada yang di bawah umur, ada yang dewasa ya," ucap Benny singkat saat ditanya mengenai profil usia para santri yang menjadi korban.

Load More