- Pendakwah berinisial SAM dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan pelecehan seksual sesama jenis, dengan kasus telah naik sidik.
- Terdapat lima korban pria yang mengaku dilecehkan sejak 2017 hingga 2025, bahkan ada korban di bawah umur.
- Kuasa hukum menyerahkan bukti seperti chat dan video, termasuk pengakuan SAM kepada sejumlah tokoh agama sebelumnya.
"Ada kayak semacam rumah-rumah tahfidz gitu ya," jelas Wati Trisnawati.
Dugaan aksi bejat ini ternyata sudah berlangsung cukup lama. Bahkan jejaknya diduga sejak tujuh tahun lalu.
Korban melaporkan bahwa kejadian awal bermula di 2017 dan terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya.
"Jadi memang ada beberapa korban yang berbeda waktunya. Ada yang 2017, 2018 sampai ada yang 2025," ungkap Wati membeberkan rentang waktu kejadian.
SAM sempat menyatakan permintaan maaf. Namun kejadian serupa terulang kembali.
"Bahwa si pelaku itu memang ada permohonan maaf tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. Akan tetapi 2025 terjadi lagi," tegas Wati menyayangkan tindakan pelaku.
Pihak kuasa hukum korban pun telah menyerahkan sejumlah bukti kuat guna memperkuat laporan mereka kepada penyidik.
"Bukti yang diserahkan kita terhadap ke penyidik, bukti chat ya, terus video, dan ada beberapa bukti yang lain juga," kata Benny Jehabu.
Salah satu bukti video yang diserahkan berisi rekaman pertemuan antara terduga pelaku dengan para ulama lainnya.
Baca Juga: Mantan Pacar Kaesang Pangarep, Felicia Tissue Resmi Dilamar Kekasih
Dalam pertemuan itu, terduga pelaku dilaporkan telah mengakui kesalahan di hadapan para tokoh agama lainnya.
"Jadi ada pertemuan dari si pelaku ini kepada tokoh-tokoh ulama juga ya, bahwa dia mengaku tidak akan mengulangi lagi perbuatannya," tutur Wati Trisnawati.
Dari sisi usia, para korban yang melaporkan tindakan SAM ini terdiri dari berbagai kelompok umur.
Mirisnya, beberapa di antaranya masih masuk dalam kategori di bawah umur saat kejadian berlangsung.
"Ada yang di bawah umur, ada yang dewasa ya," ucap Benny singkat saat ditanya mengenai profil usia para santri yang menjadi korban.
Berita Terkait
-
Viral Artis Jual Preloved Sampai Celana Dalam Anak dan Handuk Bekas, Siapa?
-
Lagi Heboh Isu Selingkuh, Dokter di Balik Operasi Plastik Cindy Rizky Aprilia Bikin Penasaran
-
Jejak Digital Abu Janda Hina Rasul dan Presiden Prabowo, Kok Masih Aman?
-
Foto Vulgar Hasil Editan AI Viral, Freya JKT48 Batal Diperiksa Polisi Hari Ini
-
Lelang Jaket Barcelona di BASF Awards, Fariz RM Donasikan Hasilnya ke Panti Asuhan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Pesta Gol Garuda! Hattrick Mitchell Lee Baker Warnai Kemenangan 5-1 atas Kamboja
-
Perusahaan Alat Berat China XCMG Resmikan Pabrik Pertama di Indonesia
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa