- Iptu Sukandi, Kanit Reskrim Polsek Sinjai Utara, merilis lagu ciptaannya berjudul "I Love You Bhayangkari" melalui label rekaman ternama.
- Lagu tersebut diciptakan sebagai apresiasi mendalam atas dukungan tak terhingga dari para istri anggota Polri atau Bhayangkari.
- Sebelumnya, Iptu Sukandi dikenal ahli penyamaran ekstrem dan memenangkan penghargaan kontra intelijen pada kegiatan tahun 2025.
Suara.com - Sosok Iptu Sukandi selama ini dikenal sebagai polisi yang "licin" dalam urusan penyamaran.
Namun siapa sangka, di balik ketegasannya mengungkap kasus kriminal, Kanit Reskrim Polsek Sinjai Utara ini menyimpan sisi romantis dan kreativitas yang luar biasa.
Baru-baru ini, nama Iptu Sukandi mencuat di kancah musik nasional.
Lagu ciptaannya yang bertajuk "I Love You Bhayangkari" resmi dirilis secara luas di berbagai platform musik digital.
Tak main-main, karya polisi asal Sulawesi Selatan ini dipayungi oleh salah satu label rekaman ternama di Jakarta, PT Gema Nada Pertiwi (GNP).
Lagu ini bukan sekadar hiburan. Bagi Sukandi, "I Love You Bhayangkari" adalah sebuah surat cinta dan bentuk apresiasi mendalam bagi para istri anggota Polri.
Ia menyadari bahwa di balik keberhasilan seorang polisi dalam menjalankan tugas negara, ada doa dan dukungan tak terhingga dari sosok istri atau Bhayangkari.
"Lagu ini saya ciptakan sebagai bentuk penghargaan kepada Bhayangkari yang selama ini setia mendampingi dan memberikan dukungan penuh kepada kami dalam menjalankan tugas," ujar Sukandi saat dikonfirmasi pada Jumat (13/3/2026).
Ia berharap nada-nada yang ia susun dapat diterima oleh masyarakat luas, sekaligus menjadi pengingat tentang pentingnya peran keluarga dalam pengabdian kepada negara.
Baca Juga: Waspada! Kakorlantas Soroti Titik Rawan Kemacetan dan Rekayasa Lalu Lintas Saat Mudik Hari Ke-4
Sebelum dikenal sebagai pencipta lagu, nama Iptu Sukandi sudah lebih dulu harum di lingkungan Polres Sinjai berkat dedikasinya di lapangan. Ia dikenal sebagai polisi yang memiliki seribu wajah.
Saat bertugas di Sat Intelkam, Sukandi kerap melakukan penyamaran ekstrem demi mengumpulkan informasi. Mulai dari menyamar sebagai preman hingga berakting menjadi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Strategi cover job yang nyentrik ini bukan sekadar gaya-gayaan; pada tahun 2025, ia bahkan berhasil menyabet peringkat ketiga sebagai kategori cover job terbaik dalam kegiatan kontra intelijen.
Meski piawai dalam urusan "intelijen gelap", di mata masyarakat Sinjai, Sukandi tetaplah sosok yang hangat. Ia dikenal sebagai polisi humanis yang mudah bergaul dan dekat dengan warga sekitar.
Kini, melalui lagu "I Love You Bhayangkari", Iptu Sukandi membuktikan bahwa seorang abdi negara bisa tetap profesional dalam tugas, namun tetap memiliki ruang untuk berkarya dan menginspirasi lewat seni.
"Semoga lagu ini bisa dinikmati masyarakat luas dan menjadi kado kecil yang manis bagi para Bhayangkari di seluruh Indonesia," tuturnya.
Berita Terkait
-
Korlantas Polri Terapkan One Way Nasional Mulai 18 Maret Hadapi Puncak Mudik
-
TAUD Desak Polisi Lacak Pembuat Foto AI Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus
-
Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
Perjuangan HAM Tak Berhenti Usai Penyerangan Andrie Yunus, KontraS: We keep moving forward, Tatakae!
-
Ajak Warga Ikut Bongkar Pelaku Teror Air Keras Aktivis KontraS, Polri: Identitas Kami Lindungi
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Timur Tengah Memanas, RI Resmi Setop Seluruh Penerbangan Internasional!
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
-
Arus Mudik H-4 Idulfitri, 100 Ribu Orang Sudah Berangkat dari Stasiun Gambir
Terkini
-
4 Film Legendaris Berlatar Iran, Menyentuh Hati di Tengah Gejolak Dunia
-
Kisah Pilu Nunung Jalani Kemoterapi: Tulang Kayak Copot Hingga Tubuh Mengambang
-
Jaksa Banding! Meski Lolos dari Hukuman Mati, Nasib Fandi Ramadhan Cs Masih di Ujung Tanduk
-
Ustaz Solmed Kecam Keras Pendakwah Inisial SAM: Sangat Biadab, Segera Tersangkakan!
-
Film 'Pelangi di Mars' Jadi Tonggak Sejarah CGI dan VFX Kelas Dunia dari Indonesia
-
Jelang Lebaran, Inara Rusli Minta Maaf Lagi Pada Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa
-
Unik! Ternyata Ini Arti Nama L'Joyee Tamara Billar Anak Ketiga Lesti Kejora dan Rizky Billar
-
Selamat, Adinda Thomas Hamil Anak Pertama
-
Dibocorkan Pelapor, Ustaz Solmed Kaget Tahu Sosok Pendakwah SAM Pelaku Pelecehan Sejenis
-
Cerita Ivan Ray, Digerebek Kamtib hingga Dipukul Oknum Polisi Gegara Narkoba