Suara.com - Viral sebuah tempat usaha kuliner bernama “Mie dan Babi Tepi Sawah” menjadi pusat perhatian setelah muncul gelombang penolakan dari warga setempat.
Puluhan spanduk berisi pernyataan sikap dari jamaah masjid terpasang berjajar di sepanjang Jalan Setya Dharma, Dukuh Sudimoro, yang langsung menyita perhatian para pengguna jalan yang melintas.
Aksi protes ini dipicu oleh keberadaan warung makan non-halal yang dianggap tidak sesuai dengan norma lingkungan sekitar.
Spanduk-spanduk tersebut membawa pesan yang sangat tegas, seperti “Kami Menolak Adanya Warung Makan Nonhalal di Sini!!!” dan “Stop!!! Kami Menolak Warung Nonhalal, Babi Haram!”.
Melansir informasi dari akun rumpi_gosip, Ketua RW setempat, Bandowi, aksi pemasangan spanduk dilakukan secara serentak oleh jamaah masjid se-Desa Parangjoro sebagai bentuk aspirasi penolakan.
Bandowi menjelaskan lokasi tersebut sebelumnya adalah kolam pemancingan yang tenang selama lima tahun, namun situasi berubah sejak menjadi warung mie babi pada 24 Maret lalu.
Warga berdalih penolakan ini didasari pada kekhawatiran lingkungan.
“Warga merasa ini tidak sesuai dengan lingkungan. Kami tidak melarang usaha, tapi berharap diganti dengan yang halal,” katanya.
Selain memasang spanduk, aksi warga bahkan sampai pada tahap menutup akses jalan menuju warung menggunakan urugan pasir untuk menghambat operasional.
Baca Juga: Viral! Momen Haru Perpisahan Siswa SMP di Sumedang, Terpaksa Putus Sekolah untuk Jualan Ayam Goreng
Namun, di tengah tekanan tersebut, Jodi selaku pemilik usaha menunjukkan sikap pantang menyerah.
Jodi menegaskan dirinya telah memberitahu pihak RT mengenai rencana pembukaan kuliner daging babi tersebut, meski ia tidak bisa memastikan restu yang diberikan.
Dengan tegas, Jodi menolak menutup tempat usahanya karena merasa sebagai warga negara dia memiliki hak untuk membuka usaha.
Terlebih dia mengaku sudah mengantongi izin dari pemerintah daerah setempat.
Menariknya, kasus ini justru memicu gelombang dukungan besar dari netizen di dunia maya.
Banyak netizen yang menilai aksi demo tersebut berlebihan mengingat warung sudah memberikan keterangan yang jelas.
Berita Terkait
-
Dihina 9 Muridnya Sendiri, Balasan Guru SMAN 1 Purwakarta Ini Bikin Haru
-
Viral Nenek Aniaya Cucu hingga Tewas, Tak Dibenarkan tapi Dikasihani
-
Siswa SMP di Sumedang Putus Sekolah dan Harus Jualan Ayam Goreng Tepung
-
Viral Gadis Kelas 2 SMA dari Luar Kota Datangi Rumah Pacar, Ternyata Sudah Beristri dan Anak
-
Viral Mahasiswa Bawa Lari dan Banting Bocah, Kenapa Malah Dibela Netizen?
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Rombongan Turis India Diduga Ambil Barang Hotel di Ubud, Aksi Terbongkar Saat Check-out
-
Dipimpin Ariel NOAH, Film Dilan ITB 1997 Gelar Touring Motor Jakarta - Bandung
-
Dihina 9 Muridnya Sendiri, Balasan Guru SMAN 1 Purwakarta Ini Bikin Haru
-
Kabar Terbaru Aa Juju di Kenya, Sempat Bikin Khawatir karena Diikuti Warga Lokal
-
Bawa Ilmu Hollywood ke Tanah Air, Ronny Gani Rombak Semesta Garuda di Dadaku Lewat Animasi Fantasi
-
Diajak Main Film, Kegigihan Barista Disabilitas Pukau Baim Wong
-
Bikin Mikir Keras! Teori Arti Nomor Seragam Napi di Film Ghost in the Cell
-
Viral Nenek Aniaya Cucu hingga Tewas, Tak Dibenarkan tapi Dikasihani
-
5 Rekomendasi Drakor Tema Monarki Konstitusional, Perfect Crown Jadi Trending
-
Siswa SMP di Sumedang Putus Sekolah dan Harus Jualan Ayam Goreng Tepung