- Pelapor mengungkap adanya intervensi dari oknum jenderal yang mencoba membekingi pelaku dan menghentikan langkah hukum.
- Saksi kunci dilaporkan menerima ancaman mati, sementara tokoh publik pendamping korban turut menjadi sasaran teror.
- Habib Mahdi Alatas menegaskan tidak akan mundur dan siap menjerat pihak-pihak yang melakukan intimidasi dengan pasal pidana.
Suara.com - Habib Mahdi Alatas sebagai pelapor utama kasus pencabulan sesama jenis yang diduga dilakukan Syekh Ahmad Al Misry (SAM) mengaku mendapat teror, intimidasi, hingga ancaman serius.
Mengejutkannya, peneror tersebut dia sebut sebagai petinggi aparat yang masih aktif maupun telah pensiun.
Dalam jumpa pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 22 April 2026, Mahdi bilang peneror ingin jadi beking terlapor.
"Ke saya aja tuh ada jenderal intimidasi saya. Orang hebat gitu kan. Saya bilang, 'Bang kita ketemu aja Bang. Ini lho buktinya, ini lho faktanya. Abang mau belain dia silakan, tapi Abang nggak usah ikut campur'," kata Mahdi menirukan percakapannya dengan oknum jenderal tersebut.
Tidak hanya pelapor yang ditekan, para saksi kunci dan ulama pendamping korban turut menjadi sasaran teror.
Salah satu saksi yang sempat melakukan klarifikasi langsung dengan pelaku, almarhum Kang Rasyid, bahkan menerima ancaman verbal yang mengerikan.
"Kang Rasyid itu dibilang (oleh pelaku), 'Saya bunuh kamu!'. Dan nggak lama kemudian ya Kang Rasyid meninggal dunia," ungkapnya membeberkan kronologi kelam tersebut.
Teror juga menyasar artis sekaligus pendakwah Oki Setiana Dewi, yang perannya vital dalam mengungkap penderitaan korban saat berada di Mesir.
Baca Juga: Ada Ancaman Pembunuhan dan Intimidasi Jenderal di Balik Kasus Asusila Syekh Ahmad Al Misry
Lewat asisten-asisten Syekh Ahmad Al Misry, kubu tersangka secara agresif mencari tahu alamat kediaman sang ustazah demi tujuan intimidasi.
Di sisi lain, seorang saksi yakni Ustaz Abi Makki, ditekan untuk membuat keterangan palsu seolah-olah dirinyalah yang menjebak pelaku.
Melihat manuver kotor pihak terlapor yang membabi buta, Mahdi melayangkan ultimatum keras. Dia memastikan tidak akan mundur selangkah pun dan siap menyeret para peneror ke penjara.
"Saya ingatkan, saya bisa mengenakan Pasal 221, Pasal 355, Pasal 368, Pasal 55, dan Pasal 56 atas ancaman teror kepada saksi-saksi atau korban saya. Kalau Anda ngancam-ngancam kepada siapapun, saya akan jerat dengan hukum," ujar Mahdi.
Tag
Berita Terkait
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Eks Jenderal TNI Jadi Bos Peruri, Ini Alasan BP BUMN
-
Di Tengah Sorotan, ST Burhanuddin dan Listyo Sigit Tunjukkan Kekompakan
-
Viral! Eks Ajudan Prabowo Disebut Pimpin Penjemputan Saksi Kasus Jampidsus di Polda Metro
-
Muncul Rumor Dua Jenderal Ikut Geruduk Polda Metro Jaya, TNI Buka Suara
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL