Foto / News
Kamis, 04 Juni 2026 | 08:00 WIB
Wartawan memotret sejumlah kendaraan barang bukti kasus OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (3/6/2026). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/bar]
Petugas melihat sejumlah kendaraan barang bukti kasus OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (3/6/2026). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/bar]
Petugas melihat kendaraan barang bukti kasus OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (3/6/2026). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/bar]
Wartawan memotret sejumlah kendaraan barang bukti kasus OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (3/6/2026). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/bar]
Petugas melihat sejumlah kendaraan barang bukti kasus OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (3/6/2026). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/bar]

Suara.com - Wartawan memotret sejumlah kendaraan barang bukti kasus OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

KPK menyita sebanyak 33 kendaraan yang terdiri dari tujuh mobil, 15 motor dan 11 sepeda terkait operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Kasus korupsi ini menjerat sejumlah aparatur sipil negara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, termasuk Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah.

KPK juga mengamankan belasan orang dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan sejak Selasa (2/6) malam. Selain kendaraan, penyidik menyita uang tunai dalam mata uang asing serta logam mulia untuk kepentingan penyidikan.

Kasus tersebut diduga berkaitan dengan pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA). KPK masih mendalami peran para pihak yang diamankan, sementara operasi dan pengembangan perkara dilakukan di sejumlah wilayah, termasuk Bali dan Jawa Barat. [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/bar]

Load More