Entertainment / Gosip
Minggu, 26 April 2026 | 11:05 WIB
Day Care Little Aresha (Threads)

Suara.com - Tempat penitipan anak Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, DIY, digerebek oleh pihak kepolisian pada Jumat, 24 April 2026 sore terkait dugaan kasus penganiayaan terhadap anak.

Peristiwa ini sontak menjadi perhatian publik dan memicu reaksi keras dari masyarakat.

Banyak pihak merasa geram dan prihatin, terutama para orang tua yang mempercayakan keamanan serta kesejahteraan anak-anak mereka kepada lembaga penitipan.

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian mengatakan ada puluhan anak yang diduga mengalami penganiayaan dan perlakuan tak manusiawi di tempat penitipan anak itu.

Berdasarkan data saat ini ada 53 anak yang diduga mengalami perlakuan tak manusiawi itu.

Day Care Little Aresha

"Yang kita lihat ada tindakan kekerasan itu sekitar 53 orang (anak). By data ya," kata Adrian.

Adrian menerangkan, angka 53 anak ini diperkirakan masih bisa bertambah. Pasalnya ada 103 anak yang terdaftar di tempat penitipan anak itu.

Adrian pun menceritakan saat penggerebekan petugas mendapati anak-anak ini dalam kondisi terikat. Para balita ini diikat di tangan maupun kaki.

"Ada juga yang kakinya diikat. Tangannya diikat dan sebagainya. Secara umum itu yang bisa saya jelaskan," ucap Adrian.

Baca Juga: Viral Terapi Balita Bikin Ngeri, Diduga Berkedok Pengobatan Tradisional

"Tapi memang secara kesimpulan memang itu tidak manusiawi," imbuh Adrian.

Di sisi lain, hasil penelusuran juga menunjukkan bahwa daycare tersebut beroperasi tanpa izin resmi, sehingga tidak berada dalam pengawasan standar yang ditetapkan pemerintah terkait kelayakan fasilitas, tenaga pengasuh, dan perlindungan anak.

“Tidak berizin. Kami sudah cek di Dinas Pendidikan maupun ke Dinas Perizinan, memang itu belum ada izinnya,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta, Retnaningtyas.

Retnaningtyas mengatakan sanksi yang diberikan untuk daycare yakni penutupan. Aktivitas di dua lokasi daycare tersebut bakal dihentikan.

Ia juga mengatakan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait kasus ini.  

“Karena itu satu yayasan, itu daycare dan TK. Kalau yang khusus itu kan sudah jadi penanganan kasus di Polresta, sehingga kemungkinan besar sudah tutup secara permanen karena memang sudah terjadi kejadian,” ungkapnya.

Load More