Entertainment / Gosip
Selasa, 28 April 2026 | 08:20 WIB
Taksi Green SM mulai beroperasi di Stasiun Kereta Cepat Whoosh di Halim, Jakarta Timur pada Desember 2025. [Dok Green SM]
Baca 10 detik
  • Taksi Green SM mengalami kecelakaan tertabrak kereta api di dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026.
  • Manajemen menyatakan pengemudi selamat dan tidak ada penumpang dalam kendaraan saat insiden kecelakaan tersebut terjadi.
  • Publik mengkritik klarifikasi perusahaan karena dianggap tidak menunjukkan empati serta menyoroti rekam jejak kecelakaan berulang.

Suara.com - Pihak taksi Green SM memberikan klarifikasi terkait kendaraan yang ditabrak kereta api. Atas insiden ini terjadi tabrakan maut di Stasiun Bekasi Timur

Pihak manajemen taksi Green SM kemudian mengunggah pernyataan resmi melalui akun Instagram mereka pada Senin, 27 April 2027. 

"Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas," tulis pihak perusahaan taksi Green SM mengawali klarifikasinya.

Pihaknya juga memastikan tidak ada penumpang dalam kendaraan tersebut.

"Mitra pengemudi dapat keluar dengan selamat sebelum terjadinya tabrakan," jelasnya.

Perusahaan tersebut juga menekankan pentingnya keselamatan yang menjadi prioritas.

"Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan," kata perusahaan.

Sayang, klarifikasi dari perusahaan di mana taksinya diduga mogok di perlintasan pintu kereta, dituding minim empati.

Sebab tidak ada ucapan permintaan maaf maupun belasungkawa terhadap mereka yang menjadi korban kecelakaan.

Baca Juga: Bos BP BUMN Jamin Pemenuhan Seluruh Hak Korban Tabrakan Kereta Api

Seorang warganet dengan akun @/qih_faqih menilai perusahaan seharusnya lebih mengutamakan nilai kemanusiaan ketimbang sekadar laporan manajerial semata. 

"Mana kata "Maaf" yang tulus? Isinya cuma template & investigasi," kata @/qih_faqih melalui Threadnya.

Lebih mengejutkan lagi, insiden maut di perlintasan ini ternyata bukanlah rekam jejak buruk yang pertama kali terjadi bagi korporasi tersebut. 

Armada taksi Green SM tercatat sudah tiga kali ditabrak kereta api, yakni berturut-turut pada Oktober 2025, Desember 2025, dan yang terbaru pada April 2026.

Load More