- KA Argo Bromo Anggrek menabrak rangkaian KRL di Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026.
- Kecelakaan terjadi akibat taksi mogok di rel dan dugaan kelalaian sopir saat melintasi perlintasan kereta api.
- Publik menuntut investigasi menyeluruh terkait insiden serta pengelolaan perlintasan liar yang diduga dikuasai oleh oknum ormas.
Suara.com - Tabrakan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan rangkaian KRL di Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026 malam kini memicu kemarahan publik.
Bukan sekadar masalah teknis, netizen di media sosial X membongkar borok di lapangan yang diduga menjadi pemicu utama hilangnya belasan nyawa, salah satunya adalah diduga kelalaian sopir taksi.
Dalam unggahan akun X @kalistohenituse, terlihat sopir berbaju hijau itu duduk di atas kerikil rel sambil menelepon, sementara tangan kanannya menjepit sebatang rokok.
Di latar belakang, mobil taksi yang dikemudikannya nampak ringsek setelah dihantam kereta.
"INILAH SI ANOMALI BIANG KEROK KJJ NABRAK KRL DI STASIUN BEKASI TIMUR. bisa-bisanya masih santai megang rokok," tulis akun tersebut dalam unggahan yang telah dilihat lebih dari 500 ribu kali.
Kemarahan netizen memuncak karena sikap pengemudi dianggap tidak menunjukkan rasa bersalah.
Akun @faizcazika turut meluapkan kekesalannya dan mendesak sanksi berat bagi sang sopir.
"Oh ini biang keladinya?? Bisa-bisanya masih ngerokok. Cabut lah izinnya lalai cek kendaraan, nekat nerobot," cetusnya.
Akun X @faizcazika yang tampak tidak menunjukkan rasa bersalah.
Baca Juga: Mengapa Kereta Api Tak Bisa Mengerem Mendadak Meski Ada Bahaya? Ini Penjelasan Ilmiahnya
"Oh ini biang keladinya?? Bisa bisanya masih ngerokok. Buset paakk.. Cabut lah izinnya lalai cek kendaraan, nekat nerobot," tulisnya dalam unggahan yang viral pada Selasa siang.
Namun, isu yang lebih mengejutkan muncul terkait pengelolaan perlintasan sebidang di lokasi kejadian.
Diduga, palang pintu kereta tidak berfungsi semestinya karena adanya penghalangan oleh oknum tertentu.
"Itu paling pintu nggak boleh ditutup sama ormas geh. Udah berusaha ditutup padahal. Pemkot kalah sama ormas?" lanjut @faizcazika.
Ketidaktertiban ini diamini oleh netizen lain yang menyoroti lemahnya penegakan hukum di area padat tersebut. Akun @kalistohenituse mempertanyakan wibawa pemerintah daerah dalam menangani premanisme di fasilitas publik.
"Heran juga palang pintu malah ormas yang jagain. Masa pemerintah kalah ama ormas? Bukannya pimpinannya sekarang militer ya? Harusnya lebih tegas dong," cetusnya.
Kecelakaan ini bermula ketika sebuah taksi listrik mengalami gangguan mesin tepat di tengah rel. Akibatnya, KRL Commuter Line melakukan pengereman darurat dan tertahan di posisi statis.
Di saat bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek melaju kencang dari arah belakang dan menghantam rangkaian KRL tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, publik mendesak adanya investigasi menyeluruh tidak hanya pada aspek teknis kereta, tetapi juga pada praktik pengelolaan perlintasan liar atau yang dikelola ormas yang selama ini luput dari pengawasan ketat pemerintah.
Berita Terkait
-
Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi
-
4 Mobil Listrik Harga Mirip VinFast VF e34, Jarang Trobel di Jalan
-
Dari Vietnam ke Bekasi: Rekam Jejak Maut Taksi Green SM Terungkap
-
Pemerintah Evaluasi Izin Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KA di Bekasi Timur
-
Karyawan Alice Norin Jadi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Tergencet Hingga Terlempar Keluar
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Dituduh Terima Uang dari Hanania Travel, Anisa Rahma dan Suami: Kami Malah Bayar Rp100 Juta!
-
Film Laddaland Versi Indonesia Tayang 13 Agustus 2026, Pakai Pendekatan Horor yang Beda
-
Saksi Kunci Berubah Haluan, Kesaksian Baru ART Ungkap Fakta Mengejutkan Kasus KDRT Erin Taulany
-
Jennifer Coppen dan Justin Hubner Resmi Menikah, Maharnya Tiga Keping Emas dengan Berat Unik
-
Visualisasikan Cinta yang Rumit, Adrian Khalif Resmi Rilis MV '2001x'
-
Beda dengan di Layar Kaca, Mantan ART Bongkar Sifat Asli Sarwendah: Jutek Banget
-
Viral Mahasiswa Indonesia di Malaysia: Dikasihani Warga Lokal Hanya karena Makan Satu Es Krim Berdua
-
Justin Hubner Resmi Mualaf Jelang Nikahi Jennifer Coppen
-
Bantah Terima Uang Saku, Cut Meyriska Bahkan Bayar Biaya Umrah Anak ke Hanania Travel
-
2 Pemuda di Medan Terancam Pidana 6 Tahun dan Denda Rp60 M Usai Isi Pertalite Pakai Jeriken