Entertainment / Gosip
Selasa, 28 April 2026 | 16:37 WIB
7 korban dalam kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur rupanya tengah berulang tahun. [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nz]
Baca 10 detik
  • Kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026, mengakibatkan 15 orang tewas dan 88 luka.
  • Tragedi terjadi saat KRL menabrak taksi listrik yang mogok sebelum akhirnya dihantam oleh kereta api Argo Bromo Anggrek.
  • Tujuh korban dalam kecelakaan maut tersebut teridentifikasi sedang merayakan hari ulang tahun mereka tepat pada tanggal kejadian.

Suara.com - Cerita memilukan mengiringi tragedi kecelakaan maut kereta api di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin (27/4/2026) malam. 

Tragedi ini menelan 15 korban jiwa dan 88 mengalami luka serius.

Di balik daftar puluhan korban yang dievakuasi, terungkap fakta menyesakkan yakni tujuh orang di antaranya sedang merayakan hari ulang tahun tepat saat tragedi tragis tersebut menimpa mereka.

Temuan ini viral setelah akun Threads @assivaalviani dan akun X @fajarrusalem mengunggah foto daftar nama korban yang mencantumkan tanggal lahir mereka. 

Dalam lembaran kertas tersebut, terlihat rentetan tanggal lahir "27 Apr" yang berderet di kolom identitas.

"Speechless banget, ada tujuh orang yang lagi ulang tahun..." tulis @assivaalviani dalam unggahannya yang memicu ribuan simpati dari netizen pada Selasa, 28 April 2026.

Beberapa nama yang teridentifikasi berulang tahun di hari nahas tersebut adalah Rudi Saputra, Yuliana, Hari Septiansyah, dan M Anwar yang semuanya kelahiran 27 April 1996. 

Selain itu, ada pula Riki (2001) dan Stevani Sofia (2004). Selain itu, satu korban berulang tahun sehari sebelum kejadian yakni Dwi Apriliana yang lahir pada 26 April 1996.

Momen yang seharusnya penuh kebahagiaan itu seketika berubah menjadi duka nasional setelah rangkaian KRL yang mereka tumpangi dihantam oleh KA Argo Bromo Anggrek.

Baca Juga: Sering Ugal-ugalan, Identitas Sopir Taksi Hijau Dikuliti Netizen: Buangan Bluebird!

Kecelakaan ini dipicu oleh sebuah taksi listrik Green SM yang mogok di tengah perlintasan sebidang.

Kondisi tersebut memaksa KRL berhenti darurat sebelum akhirnya dihantam dari belakang oleh kereta jarak jauh dengan kecepatan tinggi.

Komentar pilu pun membanjiri jagat maya. Banyak yang meyakini bahwa sejatinya, kematian datang tak jauh berselang dari hari kelahiran.

"Percaya enggak percaya orang kalau mau berpulang, deket-deket pas sama tanggal ultah kak," komentar akun X @fgu***.

Hingga Selasa siang, pihak rumah sakit dan aparat terkait masih terus melakukan identifikasi serta mendampingi keluarga korban.

Tragedi ini menjadi luka yang sangat dalam, mengingat para korban sedang berada di puncak usia produktif dan beberapa di antaranya mungkin sedang dalam perjalanan pulang untuk merayakan hari kelahiran bersama keluarga tercinta.

Load More