- Film The Bell: Panggilan untuk Mati mengangkat legenda hantu tanpa kepala "Penebok" dari Belitung dengan sentuhan romansa tragis dan latar sejarah tahun 1930-an.
- Shalom Razade mengungkapkan bahwa sosok Penebok bukan sekadar teror, melainkan entitas yang mencari cinta dan ingin terlihat utuh secara batin maupun fisik.
- Film ini dijadwalkan tayang 7 Mei 2026 dan siap dipasarkan di Cannes Film Market.
Givina juga mengakui adanya kemiripan antara dirinya dengan karakter Saidah, terutama dalam hal insting melindungi orang sekitar yang terkadang berujung pada sifat dominan.
"Mungkin agak-agak control freak sih. Oke, 'gue harus step in supaya semua berjalan dengan lancar dan aman'. Sebenarnya niatnya baik, tapi kalau dilihat dalam-dalam ya itu, sisi control freak-nya ada," katanya.
Siap Menuju Panggung Internasional
Meski berakar dari urban legend lokal Belitung, The Bell dipastikan akan melebarkan sayap ke pasar global. Executive Producer Budi Yulianto menyatakan bahwa film ini telah dipersiapkan untuk melantai di Cannes Film Market.
"Kami kemarin dapat kesempatan mem-preview film ini ke Malaysia dan mereka melihat ini berbeda dengan horor lainnya. Film ini juga akan dibawa di festival Cannes untuk dipasarkan di sana," kata Budi.
Pihak produser juga menegaskan bahwa judul "The Bell" dipilih bukan sekadar untuk kesan modern, melainkan sebuah akronim rahasia.
"Satu hal lagi, The Bell itu awalnya dalam pembicaraan kita adalah singkatan dari Belitung," ungkap produser Aris Muda Irawan.
Film ini ditutup dengan tantangan bagi para penonton untuk berani menyaksikan akhir cerita yang penuh dengan plot twist.
Terlebih bagi generasi muda, Nabil Lunggana yang berperan sebagai YouTuber "biang kerok" di film ini, memberikan pesan singkatnya.
Baca Juga: Film The Bell: Panggilan untuk Mati, Angkat Mitos Lonceng Keramat di Belitung
"Pesan buat Gen Z, jangan terlalu cepat untuk mengambil tindakan. Nanti kepalanya buntung," imbuhnya.
The Bell: Panggilan untuk Mati adalah film horor-romansa garapan sutradara Jay Sukmo dan penulis naskah Priesnanda Dwi Satria di bawah naungan MBK Productions dan Sinemata.
Mengisahkan tentang sekelompok YouTuber yang memicu kebangkitan Penebok, hantu tanpa kepala yang melegenda di Pulau Belitung, setelah mencuri lonceng keramat demi konten.
Film ini dibintangi oleh Mathias Muchus, Shalom Razade, Bhisma Mulia, Givina, Ratu Sofya, Septian Dwi Cahyo, Nabil Lunggana, dan Zidan Zhu.
Menggabungkan unsur sejarah tahun 1930-an dan teror modern, The Bell dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 7 Mei 2026.
Berita Terkait
-
Review Film The Bell: Sajikan Elemen Horor Psikologis yang Begitu Mendalam!
-
Gurita Bisnis Milik Wulan Gurito, Kini Tagih Utang Rp396 Juta ke Sabda Ahessa
-
Wulan Guritno Main Air Cuma Pakai Bikini Bertali, Warganet Takut Ada yang Nyangkut
-
4 Fakta Film 'Trinil', Film Horor Terbaru Pembuka Awal Tahun 2024
-
Dibongkar Wulan Guritno, Shalom Razade Ternyata Pernah Pacari Putra Marini Zumarnis
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos