- CJP dibentuk oleh Abhijeet Dipke sebagai bentuk protes dan perlawanan anak muda atas hinaan Hakim Agung India yang menyamakan pemuda pengangguran dengan "kecoak".
- Menggunakan nama plesetan dari partai penguasa (BJP), akun Instagram CJP viral hingga menembus 11 juta pengikut, melampaui jumlah pengikut akun resmi BJP.
- CJP mengkritik transparansi anggaran negara lewat satir, dengan syarat keanggotaan yang unik seperti harus menganggur, malas, sering online, dan pandai mengomel.
CJP memiliki situs web resmi yang dikemas sangat menarik. Tagline mereka berbunyi, "Sebuah partai politik untuk orang-orang yang lupa dihitung oleh sistem. Lima tuntutan. Nol sponsor. Satu kawanan besar yang keras kepala."
Visi mereka sangat tajam dalam mengkritik transparansi anggaran negara. Dalam situs resminya tertulis, "Kami tidak di sini untuk mendirikan dana bantuan pemerintah lainnya, berlibur di Davos dengan slip gaji pembayar pajak, atau mengubah citra korupsi sebagai 'pengeluaran strategis'. Kami di sini untuk bertanya — dengan lantang, berulang kali, secara tertulis — ke mana perginya uang tersebut."
Misi utama mereka sederhana namun menusuk. "Membangun wadah bagi anak muda yang sering dicap malas, terlalu banyak menghabiskan waktu di internet (chronically online), dan yang terbaru, dicap sebagai "kecoak". Sisanya? Hanya satir murni untuk menertawakan sistem yang rusak."
5. Syarat Menjadi Anggota: Harus "Malas" dan Bisa Mengomel
Berbeda dengan partai politik konvensional yang menanyakan latar belakang pendidikan atau kekayaan, CJP memiliki kriteria yang unik. Mereka menyatakan tidak peduli pada agama, kasta, atau gender calon anggotanya. Namun, mereka menetapkan empat standar utama jika ingin bergabung. Empat syarat tersebut adalah sedang menganggur, malas, terlalu sering online, dan punya kemampuan mengomel.
Berita Terkait
-
Modus Adonan Tepung, WNA India Sembunyikan Emas Rp700 Juta di Celana Dalam
-
Warga India dan China Terancam Tak Bisa Nonton Piala Dunia 2026, Penawaran Harga Hak Siar Murah
-
India di Ambang 'Kiamat' Energi karena Perang AS - Iran, Udara Tercemar Parah karena Ini
-
Solusi BBM Langka, Pemerintah Siapkan Bensin Etanol E85 untuk Kendaraan Flex-Fuel
-
Sinopsis Toaster, Film Komedi India Terbaru Rajkummar Rao di Netflix
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Adrian Khalif Rilis '2001x': Lagu Buat Kamu yang Hobi Berantem tapi Enggak Bisa Pisah
-
Pencitraan Kiki Narendra di Series Ini Sentil Realita Politik, Netizen: Mirip Tokoh Aslinya!
-
Viral! Calon Pengantin Perempuan Menghilang di Hari H Pernikahan, Polisi Sampai Turun Tangan
-
ARMY Bersiap! Begini Cara War Tiket Konser BTS di Stadion Utama GBK Jakarta
-
Dadanya Dicubit Fans sampai Berbekas, Emosi Anwar BAB Meledak
-
Model Ansy Jan De Vries Sebar Hoaks Dibegal Hingga Kritis, Polisi Ungkap Motifnya: Cuma Iseng
-
Informasi Tiket Konser BTS di GBK: Harga dan Benefit yang Didapat
-
Bunda Corla Curhat Kehilangan Pekerjaan di Jerman Usai Ketahuan Liburan saat Izin Sakit
-
Aksi Heroik Zaskia Adya Mecca Berbuah Manis: Tangis Afifa di Pinggir Tol Berakhir di Pelukan Ayah
-
Hak Jawab Komnas Perempuan Terkait Berita Komentar Publik atas Isu Tolak Kebiri Kiai Ashari