Entertainment / Gosip
Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:57 WIB
Viral Partai Kecoak di India.
Baca 10 detik
  • CJP dibentuk oleh Abhijeet Dipke sebagai bentuk protes dan perlawanan anak muda atas hinaan Hakim Agung India yang menyamakan pemuda pengangguran dengan "kecoak".
  • Menggunakan nama plesetan dari partai penguasa (BJP), akun Instagram CJP viral hingga menembus 11 juta pengikut, melampaui jumlah pengikut akun resmi BJP.
  • CJP mengkritik transparansi anggaran negara lewat satir, dengan syarat keanggotaan yang unik seperti harus menganggur, malas, sering online, dan pandai mengomel.

Suara.com - Di India sedang muncul gerakan politik yang lahir dari sebuah hinaan. Kelompok ini menamakan diri sebagai Cockroach Janta Party (CJP) atau yang secara harfiah berarti Partai Kecoak Rakyat.

Bukan sekadar lucu-lucuan, gerakan ini menjadi simbol perlawanan anak muda terhadap sistem yang dianggap abai. Berikut adalah 5 fakta menarik tentang Partai Kecoak seperti dikutip dari Hindustan Times pada Jumat, 22 Mei 2026.

1. Lahir dari Hinaan Sang Hakim Agung

Kemunculan CJP bukanlah tanpa alasan. Gerakan ini lahir sebagai bentuk kemarahan kolektif setelah adanya komentar kontroversial dari Hakim Agung Surya Kant.

Dalam sebuah kesempatan, sang hakim membandingkan para pemuda pengangguran dengan "kecoak" dan "parasit" karena vokal menyuarakan pendapat mereka.

Abhijeet Dipke, pemuda berusia 30 tahun yang memprakarsai gerakan ini, merasa harga dirinya terusik. Dipke yang saat itu sedang bersiap melamar pekerjaan di Boston, Amerika Serikat, langsung membatalkan rencananya demi memulai gerakan ini.

"Saya rasa itu lebih memicu kemarahan karena datang dari Hakim Agung India, yang merupakan penjaga Konstitusi, yang memberi kita kebebasan berekspresi. Seseorang yang ada di sana untuk menjaga kebebasan berekspresi kita malah membandingkan kita dengan kecoak dan parasit hanya karena kita menyampaikan pendapat. Itulah bagian yang paling menyakitkan," katanya dalam wawancara dengan India Today.

2. Nama yang "Menyentil" Partai Penguasa (BJP)

Nama Cockroach Janta Party (CJP) bukan dipilih secara acak. Nama ini merupakan plesetan langsung (satir) dari partai berkuasa di India saat ini, yaitu Bharatiya Janata Party (BJP).

Baca Juga: Geger! Artis Twisha Sharma Tewas Misterius di Rumah, Diduga Disiksa Suami yang Seorang Pengacara

Dengan mengubah "Bharatiya" menjadi "Cockroach", gerakan ini seolah-olah ingin memberikan tamparan keras bagi para elit politik bahwa rakyat yang mereka anggap rendah seperti kecoak juga memiliki kekuatan untuk bersatu.

3. Fenomena Digital: Mengalahkan Followers BJP di Instagram

Salah satu fakta paling mencengangkan yang membuat para analis politik terbelalak adalah kekuatan digital CJP. Hanya dengan mengunggah 56 postingan, akun Instagram resmi CJP berhasil meraup lebih dari 11 juta pengikut.

Sebagai perbandingan, akun Instagram resmi BJP yang merupakan partai penguasa hanya memiliki sekitar 8,8 juta pengikut meskipun telah mengunggah lebih dari 18.000 postingan.

Hal ini menunjukkan betapa besarnya resonansi pesan CJP di kalangan netizen, terutama generasi Z dan Milenial yang merasa senasib dengan narasi yang dibawa oleh partai ini.

4. Visi dan Misi: Melawan Korupsi dengan Gaya Satir

Load More