- Visinema Studios berpartisipasi dalam Jakarta Future Festival for Kids 2026 pada 5 hingga 7 Juni 2026.
- Visinema menyajikan program edukatif berupa pilah sampah, pertunjukan dongeng, dan sesi membaca buku Na Willa.
- Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengalaman belajar menyenangkan serta membantu anak dalam mengenali dan mengelola emosi mereka.
Suara.com - Visinema Studios turut meramaikan gelaran Jakarta Future Festival for Kids (JFF for Kids) 2026 yang berlangsung pada 5 hingga 7 Juni 2026.
Kehadiran Visinema dalam acara yang berfokus pada edukasi dan kreativitas anak ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui berbagai karya dan intellectual property (IP) unggulannya.
Sebagai kolaborator resmi dalam Jakarta Future Festival for Kids 2026, Visinema Studios menghadirkan tiga program utama yang mendapat perhatian pengunjung.
Ketiga program tersebut adalah Pilah Sampah Bersama Nussa, pertunjukan dongeng Pulau Gelembung JUMBO, serta sesi membaca buku Na Willa dan Rumah Dalam Gang bersama sang penulis, Reda Gaudiamo.
Beragam kegiatan yang dihadirkan Visinema tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai edukatif bagi anak-anak dan keluarga yang hadir.
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian adalah kegiatan membaca buku Na Willa dan Rumah Dalam Gang yang dipandu langsung oleh Reda Gaudiamo.
Dalam suasana taman yang nyaman dan terbuka, anak-anak terlihat antusias mengikuti sesi membaca bersama tersebut.
Reda Gaudiamo mengaku sangat terharu melihat respons positif yang ditunjukkan para peserta, khususnya anak-anak yang mengikuti kegiatan membaca buku dengan penuh perhatian.
Menurutnya, kebiasaan membaca merupakan hal yang sangat penting untuk ditanamkan sejak usia dini karena dapat membantu anak memahami dunia dan mengenali berbagai emosi yang mereka rasakan.
Baca Juga: Sinopsis Film Supergirl yang Siap Tayang di Bioskop: Saat Sepupu Superman Menemukan Jati Dirinya
“Saya merasa merinding dan terharu melihat teman-teman kecil membaca buku Na Willa dan Rumah Dalam Gang dengan fokus di taman ini. Senang sekali melihat anak-anak membaca buku, karena menurut saya, itu hal yang sangat penting dengan nyaman,” ujar Reda dalam keterangan resminya.
Lebih lanjut, Reda menjelaskan bahwa buku Na Willa sebenarnya ditulis bukan hanya untuk anak-anak, tetapi juga untuk para orang tua.
Melalui cerita tersebut, ia ingin mengajak orang dewasa agar lebih peka terhadap perasaan anak dan menjadi pendengar yang baik bagi mereka.
Menurutnya, anak-anak memiliki berbagai emosi yang sama seperti orang dewasa, mulai dari rasa senang, sedih, marah, kecewa, hingga kesal.
Namun sering kali mereka belum mampu memahami atau mengungkapkan perasaan tersebut dengan tepat. Karena itu, peran orang tua sangat penting dalam membantu anak mengenali dan mengelola emosinya.
Kesuksesan Na Willa juga tidak hanya berhenti sebagai karya literasi. Cerita tersebut telah diadaptasi ke layar lebar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Berita Terkait
-
Ditolak Hotel karena Takut Citra Angker, Film Dosa Bangun Set Sendiri hingga Sewa Dua Studio
-
Lewat Nobody Loves Kay, Aurora Ribero Ajak Anak Muda Hargai Setiap Mimpi
-
Reaksi Produser Film Dosa Saat Dilaporkan Ratu Sofya ke Polisi, Bantah Gimick Marketing
-
Sinopsis Esok Tanpa Ibu: Ketika Sosok Ibu Digantikan AI, Lagi Merajai Netflix
-
Sinopsis The Irishman: Kisah Nyata Pembunuh Bayaran Mafia Legendaris, Masih Tayang di Netflix
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Intip Benefit Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, dari Fan Sign hingga Foto Berdua
-
Kasus Hanania Group: Keanu AGL Penuhi Panggilan, Awkarin Mangkir Tanpa Kabar
-
Jelang Fan-Con di Jakarta, Kim Myungsoo Sapa Penggemar: Aku Sudah Menantikan Momen Ini
-
Betrand Peto Semprot Karyawan Sarwendah yang Sindir Ruben Onsu: Jangan Lari, Buka Kolom Komentar
-
Ditolak Hotel karena Takut Citra Angker, Film Dosa Bangun Set Sendiri hingga Sewa Dua Studio
-
Lewat Nobody Loves Kay, Aurora Ribero Ajak Anak Muda Hargai Setiap Mimpi
-
Reaksi Produser Film Dosa Saat Dilaporkan Ratu Sofya ke Polisi, Bantah Gimick Marketing
-
Betrand Peto Menangis Lihat Video Sarwendah, Bela Ruben Onsu: Ayahku Bukan Anjing, Bukan Bencong
-
Satu Studio Menangis: 3 Alasan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan" Sukses Sampaikan Pesan
-
DWP Buka Suara soal Promosi Whip Pink: Nama Acara Kami Dicatut