Suara.com - Ketika mendengar kata penjara, sebagian orang mungkin langsung terlintas tentang sebuah tempat yang menakutkan karena berisi para narapidana yang dikurung dalam jeruji besi karena terlibat tindak pidana dan kejahatan.
Akan tetapi pandangan dan prasangka tentang penjara yang kelam tersebut perlahan menghilang jika kita mengunjungi lapas seperti Lapas Kelas II A Serang yang mengubah paradigma penjara sebagai batu loncatan agar warga binaan bisa menjadi insan yang lebih baik sehingga bisa berbaur dengan masyarakat sekeluarnya mereka dari penjara.
Pihak lapas memberikan sejumlah latihan dan kegiatan untuk mencapai tujuan tersebut. Misalnya memberikan pelatihan bimbingan kerja, kegiatan keagamaan, olahraga, kesenian, bahkan ilmu bercocok tanam yang dipraktekkan di lingkungan lapas.
Penjara tak sekadar menjadi lokasi menjalani hukuman badan bagi para pelaku kejahatan, tetapi bisa menjadi tempat mereka mendapatkan hidayah menjadi pribadi yang lebih baik.
Setelah mendapatkan semua pelatihan dan aneka kegiatan, warga binaan diharapkan memiliki keterampilan untuk hidup mandiri.
Ujian sebenarnya bagi warga binaan dimulai pada langkah pertama mereka melewati pintu keluar penjara menuju kebebasan, yakni apakah bekal keterampilan dan latihan yang didapatkan selama ini akan diterapkan dalam lembaran kehidupan mereka yang baru? Jawaban itu ada di dalam hati dan sanubari masing-masing warga binaan.
Foto dan teks : [Antara Foto/ Dziki Oktomauliyadi]
Berita Terkait
-
Tangis Nadiem Makarim Usai Divonis 10 Tahun Penjara
-
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Akan Ajukan Banding
-
Pembelaan Diri Nana Diterima, Pelaku Perampokan Divonis 7 Tahun Penjara
-
Lapas Surabaya Hadirkan Wartelsuspas Digital untuk Warga Binaan
-
Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian