Suara.com - Nelayan menjaring ikan di Teluk Kendari, Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (4/7/2022). Pendangkalan Teluk Kendari terus terjadi meski pemerintah setempat telah melakukan penyedotan lumpur namun tidak bisa membendung volume sampah dan tanah kiriman dari tambang galian C dari daratan yang terus terjadi. [ANTARA FOTO/Jojon/wsj]
Komentar
Berita Terkait
-
Mengapa Mengurangi Sampah Lebih Penting daripada Mendaur Ulangnya?
-
Tekan Sampah Plastik, Food Prap Jadi Alternatif Pengganti Kantong Belanja
-
Karya Seni Tanpa Sampah, Begini Seniman Manfaatkan Limbah Jadi Media Seni
-
Less Waste Bukan Cuma Pilah Sampah, Pencegahan Hulu ke Hilir Masih Tabu?
-
Tiru Cara Orang Jepang: Bawa Kantong Plastik Kecil untuk Wadah Sampah Kita
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
Terkini
-
Menyusuri Al Balad, Kota Tua Jeddah yang Menyimpan Jejak Peradaban Berabad-Abad
-
Warna-Warni Piala Dunia 2026 Hiasi Permukiman Warga di Jayapura
-
Prabowo Lantik Said Iqbal dan Pimpinan Baru Badan Gizi Nasional
-
Melihat Sekolah Indonesia Jeddah di Arab Saudi
-
Taklukkan Vietnam 2-1, Garuda Muda Melaju ke Semifinal Piala AFF U-19
-
Raymond/Nikolaus Gagal Juara, Indonesia Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
-
Kandas di Final, Jonatan Christie Gagal Akhiri Puasa Gelar Indonesia Open
-
12 Sekolah Rakyat Masuk Zona Hijau, Ditargetkan Rampung Juni 2026
-
Euforia Sambut Piala Dunia 2026 di Bandung
-
KAI Operasikan 391 Kereta Stainless Steel New Generation di Berbagai Relasi