Suara.com - Peternak memperlihatkan jangkrik hasil budidaya di Peternakan Jangkrik Sonny, Depok, Jawa Barat, Senin (7/11/2022). Ternak budidaya jangkrik untuk pakan burung ini merupakan bisnis yang secara ekonomi menjanjikan.
Hal ini karena adanya permintaan yang terus meningkat dan tidak pernah menurun. Selain itu, juga karena masa panenya yang relatif singkat hanya sekita 30-45 hari.
Dengan harga jual Rp30 ribu per kilogramnya, Peternakan Jangkrik Sonny ini bisa mendapatkan omset hingga Rp18 juta per bulan dengan kapasitas 45 kotak budidaya jangkrik.
Kandungan proteinnya yang cukup tinggi, yakni sekitar 12,9 gram untuk setiap 100 gramnya, diyakini dapat memberikan manfaat kesehatan bagi hewan peliharaan. [Suara.com/Alfian Winanto]
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Jasa Kesehatan jadi Satu-satunya Sektor yang Tak Tumbuh Positif Pada Triwulan III 2022
-
Menelusuri Bisnis Ismail Bolong, Pengepul Batu Bara Ilegal Ngaku Setor Rp6 M ke Polisi
-
Wah! Raffi Ahmad dan Baim Wong Berantem gegara Bisnis Tempat Dugem di Bali, Uang Ratusan Juta Amblas
-
Mantap! Perekonomian Indonesia Tumbuh 5,72 Persen
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Berburu Ragam Produk Kecantikan di Jakarta X Beauty 2026
-
Pemprov Jateng Luncurkan Logis, Layanan Psikolog Gratis untuk Masyarakat
-
Lamborghini hingga Kapling Tanah Disita dalam Kasus Korupsi IUP Kalbar
-
Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 4,03 Miliar Dolar AS hingga Mei 2026
-
Potensi Luas Panen Padi Juni-Agustus 2026 Naik Jadi 2,88 Juta Hektare
-
Kelangkaan Elpiji 3 Kg Picu Inflasi di Sulawesi Tenggara
-
Kebijakan Komisi 8 Persen Ojol Resmi Diterapkan
-
Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi
-
Terima Presiden Lukashenko, Prabowo Resmikan Roadmap Kerja Sama Indonesia-Belarus
-
Perkuat Kompetensi Digital, Kemnaker Gandeng Xlsmart Siapkan SDM Masa Depan