Suara.com - Sejumlah fasilitas rusak di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Amir Hamzah, Jakarta, Rabu (12/7/2023).
Sebanyak 45 ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) di Jakarta kini dilaporkan dalam keadaan rusak.
Ditengarai salah satu permasalahan banyak RPTRA yang kurang terurus ini adalah karena transisi aset yang belum tuntas dan juga tidak adanya dana yang dialokasikan untuk perawatan oleh Pemprov DKI.
Beberapa waktu lalu, Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta Tuty Kusumawati mengaku anggaran perbaikan sejumlah fasilitas di ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) tidak dialokasikan sejak beberapa tahun belakangan.
Selama tiga tahun terakhir, banyak alokasi APBD yang dialihkan untuk penanganan pandemi COVID-19 termasuk anggaran perbaikan RPTRA. Karenanya, Tuti mengaku anggaran perbaikan RPTRA baru dialokasikan pada tahun ini. [Suara.com/Alfian Winanto]
Berita Terkait
-
Bikin Persija Jadi Tim Musafir, NasDem Minta Maaf
-
CEK FAKTA: JIS Jadi Sampah, Pembangunan di Era Anies Baswedan di Bawah Standar!
-
Tak Aman karena Banyak Ancaman, Pertemuan Aktivis LGBT ASEAN di Jakarta Dipindah ke Lokasi Lain
-
Resmi Bercerai dari David Herbowo, Shandy Aulia Pegang Hak Asuh Anak
-
Pernah Satu Tim Dengan Witan Dan Egi, Calon Pemain Persija Maciej Gajos Kenyang Pengalaman Di Kompetisi Eropa
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Melihat Tempat Pengolahan Sampah Organik di Jakarta Timur
-
Peringati Harkitnas, Museum Kebangkitan Nasional Suguhkan Pameran Interaktif
-
Prabowo Paparkan Arah Ekonomi dan RAPBN 2027 di Sidang Paripurna DPR
-
Defisit APBN April 2026 Tercatat Rp164,4 Triliun
-
Solidaritas untuk Jurnalis dan WNI yang Ditahan Israel Menggema di Bandung
-
BNN Sita Narkotika Senilai Rp211,4 Miliar dalam Operasi Saber Bersinar
-
Aliansi Perempuan Indonesia Gelar Aksi 28 Tahun Reformasi di Komnas HAM
-
Makin Loyo, Rupiah Sentuh Rp17.716 per Dolar AS
-
Terlibat Jaringan Narkoba, Eks Kasatresnarkoba Kutai Barat Diperiksa Bareskrim
-
Kasus Kuota Haji Terus Bergulir, KPK Periksa Muhadjir Effendy