Foto / News
Selasa, 03 Februari 2026 | 17:03 WIB
Sejumlah petugas kebersihan menggotong potongan bangkai kapal di kawasan RTH Papalimba Puday, Kecamatan Abeli, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (3/2/2026). [ANTARA FOTO/Andry Denisah/bar]
Personel TNI bersama warga bergotong royong mengangkat potongan bangkai kapal di kawasan Kendari Beach, Kecamatan Kendari Barat, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (3/2/2026). [ANTARA FOTO/Andry Denisah/bar]
Foto udara petugas kebersihan membongkar bangkai kapal di kawasan RTH Papalimba Puday, Kecamatan Abeli, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (3/2/2026). [ANTARA FOTO/Andry Denisah/bar]
Warga membongkar bangkai kapal di kawasan Kendari Beach, Kecamatan Kendari Barat, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (3/2/2026). [ANTARA FOTO/Andry Denisah/bar]
Personel TNI bersama warga bergotong royong menjatuhkan bangkai kapal di kawasan Kendari Beach, Kecamatan Kendari Barat, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (3/2/2026). [ANTARA FOTO/Andry Denisah/bar]

Suara.com - Sejumlah petugas kebersihan menggotong potongan bangkai kapal di kawasan RTH Papalimba Puday, Kecamatan Abeli, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (3/2/2026).

Pemkot Kendari melakukan pembersihan sebanyak 30 bangkai kapal ikan terbengkalai yang tersebar pada beberapa wilayah pesisir Teluk Kendari sebagai upaya mengembalikan keindahan dan kebersihan lingkungan pesisir di wilayah itu.

Selain itu, keberadaan kapal yang terbengkalai tidak hanya mengganggu pemandangan tetapi juga berpotensi mencemari lingkungan laut, sehingga pembersihan harus dilakukan. [ANTARA FOTO/Andry Denisah/bar]

Load More