Foto / News
Kamis, 21 Mei 2026 | 18:56 WIB
Pekerja mengikat sapi asal Kupang, NTT di dalam truk seusai dipindahkan dari kapal Tol Laut KM. Cemara Nusantara I setibanya di Pelabuhan JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (21/5/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc]
Pekerja memindahkan sapi asal Kupang, NTT ke dalam truk dari kapal Tol Laut KM. Cemara Nusantara I setibanya di Pelabuhan JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (21/5/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc]
Pekerja bersiap memindahkan sapi asal Kupang, NTT ke dalam truk dari kapal Tol Laut KM. Cemara Nusantara I setibanya di Pelabuhan JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (21/5/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc]
Pekerja memindahkan sapi asal Kupang, NTT ke dalam truk dari kapal Tol Laut KM. Cemara Nusantara I setibanya di Pelabuhan JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (21/5/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc]
Pekerja mengikat sapi asal Kupang, NTT di dalam truk seusai dipindahkan dari kapal Tol Laut KM. Cemara Nusantara I setibanya di Pelabuhan JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (21/5/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc]

Suara.com - Pekerja mengikat sapi asal Kupang, NTT di dalam truk seusai dipindahkan dari kapal Tol Laut KM. Cemara Nusantara I setibanya di Pelabuhan JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Badan Karantina Indonesia (Barantin) mencatat lalu lintas sapi menjelang Idul Adha 2026 mencapai 198.925 ekor pada Januari-April 2026 atau meningkat 70 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan distribusi sapi potong tersebut didorong tingginya permintaan hewan kurban menjelang Idul Adha, terutama di wilayah Jabodetabek dan sejumlah kota besar lainnya.

Sapi asal Nusa Tenggara Timur menjadi salah satu pemasok utama kebutuhan hewan kurban nasional karena dinilai memiliki kualitas baik dan pasokan yang stabil menjelang Hari Raya Idul Adha. [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc]

Load More