News / Metropolitan
Kamis, 21 Mei 2026 | 18:06 WIB
Beli Hewan Kurban di Depok Dilayani "Pramugari'. (Suara.com/Tsabita Aulia)
Baca 10 detik
  • Haji Doni membuka Mall Hewan Qurban di Depok dengan pelayanan unik menggunakan staf berpakaian modis ala pramugari.
  • Konsep pelayanan modern tersebut diadaptasi dari Eropa untuk melayani pembeli lokal serta pelanggan dari berbagai negara.
  • Minat masyarakat tetap tinggi membeli hewan kurban meski terdapat kenaikan harga akibat lonjakan biaya logistik pengiriman.

Suara.com - Ada pemandangan yang tak biasa di Jalan Akses UI, Kelapa Dua, Depok, menjelang Hari Raya Idul Adha. Sebuah bangunan yang sebelumnya merupakan showroom mobil mewah kini disulap menjadi “Mall Hewan Qurban” dengan konsep pelayanan yang unik dan berbeda dari lapak hewan kurban pada umumnya.

Di tempat ini, para calon pembeli dilayani oleh staf wanita berpenampilan modis layaknya pramugari atau Sales Promotion Girl (SPG), menciptakan suasana yang lebih modern dan eksklusif.

Salah satu staf wanita Mall Hewan Qurban, Ratu, mengungkapkan bahwa sebelumnya dirinya bekerja di showroom mobil milik Haji Doni. Namun menjelang Idul Adha, para staf perempuan tersebut diminta membantu operasional penjualan hewan kurban.

“Sebelumnya saya bekerja di showroom mobil Pak Haji Doni, jadi Pak Haji Doni meminta untuk diperbantukan di sini (Mall Hewan Qurban),” ujar Ratu saat ditemui suara.com di outlet Kelapa Dua, Depok, Kamis (21/5/2026).

Pemilik Mall Hewan Qurban, Haji Doni, menjelaskan bahwa konsep unik tersebut terinspirasi dari pelayanan di negara-negara Eropa. Menurutnya, konsep itu dibuat untuk memberikan kenyamanan lebih bagi para calon pembeli atau shohibul qurban, termasuk pelanggan dari luar negeri.

“Jadi karena shohibul qurban kita ini banyak sekali ya, tamu-tamu kita yang datang itu ada yang dari Eropa, ada yang dari Timur Tengah, ada yang dari Amerika Latin, ada dari Asia dan dari Indonesia juga,” ujar Doni.

Perjalanan bisnis Haji Doni di bidang peternakan dan hewan kurban ternyata sudah dimulai sejak lama. Ia merintis usahanya pada 1985 di kawasan Cisalak, Depok, ketika usianya masih 20 tahun. Saat itu, minat masyarakat untuk berkurban belum sebesar sekarang.

Beli Hewan Kurban di Depok Dilayani "Pramugari'. (Suara.com/Tsabita Aulia)

“Dulu pertama kali ada itu di Cisalak Pasar ya, dulu kecil sekali ya, di mana pada saat 1985 itu kita hanya mampu menjual sapi cuma lima ekor. Karena pada saat orang berqurban itu masih sedikit sekali, tidak seperti sekarang,” tuturnya.

Kini, usaha tersebut berkembang pesat dan memiliki lima cabang yang tersebar di Depok, Cileungsi, hingga Lampung. Di Depok sendiri, outlet Mall Hewan Qurban berada di Jalan Akses UI, Cisalak Pasar, dan Kelapa Dua.

Baca Juga: Jelang Iduladha, Harga Cabai Rawit di Jakarta Tembus Rp80 Ribu per Kg!

Meski kondisi ekonomi dan nilai tukar dolar tengah berfluktuasi, Doni mengaku minat masyarakat untuk berkurban tetap tinggi. Bahkan, sejumlah pengusaha disebut meningkatkan jumlah hewan kurban yang dibeli tahun ini.

“Tahun ini Indonesia Alhamdulillah ya, walaupun ekonomi seperti ini minat orang berqurban itu tidak berkurang ya, cukup banyak. Memang sih agak berkurang, tapi banyak ya pengusaha-pengusaha yang kemarin dia qurban hanya satu-dua ekor, sekarang bisa sampai empat ekor lima ekor,” ungkap Doni.

Menurutnya, kenaikan biaya logistik dari wilayah produsen sapi seperti NTT dan NTB memang membuat harga sedikit naik. Untuk sapi kategori middle-low, harga dibanderol mulai Rp17 juta hingga Rp25 juta per ekor.

Sementara untuk kategori middle-up, sapi berbobot lebih dari satu ton juga tetap diminati.

“Peminat sapi satu ton ke atas cukup banyak tahun ini karena dagingnya jauh lebih banyak untuk dibagikan,” tambahnya.

Beli Hewan Kurban di Depok Dilayani "Pramugari'. (Suara.com/Tsabita Aulia)

Keunikan konsep Mall Hewan Qurban milik Haji Doni rupanya menarik perhatian pembeli dari mancanegara. Doni menyebut banyak warga negara asing yang membeli hewan kurban darinya untuk disembelih di Indonesia.

Load More