Foto / News
Kamis, 21 Mei 2026 | 18:17 WIB
Pekerja berjalan di dekat layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/5/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]
Pekerja berjalan di dekat layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/5/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]
Pekerja mengamati layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/5/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]
Pekerja berjalan di dekat layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/5/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]

Suara.com - Pekerja mengamati layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/5/2026).

IHSG ditutup melemah ke level 6.094,94 dengan terkoreksi 223,56 atau sebesar 3,54 persen pada penutupan perdagangan sore ini dan kembali berakhir di zona merah seiring tekanan jual investor asing dan pelemahan mayoritas saham sektor energi, infrastruktur, serta bahan baku.

Sepanjang perdagangan, IHSG sempat bergerak fluktuatif sebelum akhirnya melemah ke kisaran level 6.100-an dengan nilai transaksi mencapai triliunan rupiah dan frekuensi perdagangan yang tinggi.

Pelaku pasar masih mencermati sentimen global, pergerakan nilai tukar rupiah, serta arah kebijakan ekonomi pemerintah yang dinilai mempengaruhi pergerakan pasar saham domestik. [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj

Load More