Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/11/2026). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz]
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/11/2026). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz]
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani berjalan usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/11/2026). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz]
Menko Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia (kedua kanan) bersama Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri) dan Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung (kanan) berjalan usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/11/2026). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz]
Menko Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia (kanan) bersama Menteri Keuangan Suahasil Nazara berjalan usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/11/2026). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz]
Suara.com - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/11/2026).
Rapat Terbatas (Ratas) tersebut membahas perekonomian Indonesia salah satunya Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang menguat ke level 54,0 dari level 52,4 pada September 2026.
Dalam Ratas, kenaikan PMI tersebut menjadi salah satu indikator yang dilaporkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto kepada Presiden Prabowo. Angka 54,0 menunjukkan sektor manufaktur masih berada dalam fase ekspansi.
Ratas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto itu dihadiri sejumlah pejabat ekonomi, di antaranya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, serta Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti. [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz]