Fresh.suara.com - Idul Adha sebentar lagi, banyak dari umat Muslim yang mulai mencari hewan ternak untuk dijadikan kurban.
Membeli hewan kurban merupakan hal yang dinanti umat Muslim saat perayaan Idul Adha. Akan tetapi, membeli hewan kurban selalu terkendala dengan finansial. Terlebih kondisi sekarang perekonomian baru perlahan bangkit usai hantaman pandemi Covid-19.
Tapi tak perlu khawatir, ada cara mudah mengatur keuangan agar bisa berkurban tahun depan atau menjadi rutin setiap tahun.
Perencana keuangan dan CEO Zap Finance, Prita Hapsari Ghozie mengatakan, hal itu bisa dilakukan dengan menyisihkan penghasilan ke pos tabungan berkurban setiap mendapat gaji bulanan.
"Pada saat mendapatkan penghasilan, kita langsung belah tiga menjadi post leaving, saving, dan playing. Dana kurban ini adanya di pos saving. Jadi pada saat mendapatkan gaji, kita berusaha menyisihkan sekian persen dari penghasilan untuk masuk ke tabungan kurban," kata Prita dalam dialog interaktif secara virtual, Selasa (21/6/2022) lalu
Dijelaskan lebih lanjut, saat memasukkan dana ke pos saving berkurban, perlu juga mengetahui kemampuan finansial diri sendiri. Hal ini penting, agar dapat mengukur jumlah dana yang terkumpul untuk membeli hewan kurban yang diinginkan dan konsisten dari tahun ke tahun.
"Misalnya, jika mampu menyisihkan penghasilan kira-kira Rp150-180 ribu per bulan, maka hitungannya, pada Idul Adha tahun depan bisa membeli satu ekor kambing saja," papar Prita.
Cara lain, sambung Prita adalah dengan tabungan berjangka. Sebab, sifat tabungan berjangka adalah tarik debit otomatis dari rekening penghasilan. Artinya, seseorang yang ingin menabung tidak lagi pusing menyisihkan dana untuk di setor.
"Kita bisa bikin tabungan berjangka 12 bulan ke depan di bank. Kita udah bisa targetin, misalnya 1 bulannya itu Rp300 ribu maka harapannya, dalam 1 tahun bisa tercapai Rp3,6 juta. Kalau dengan cara tabungan berjangka, kita jadi lebih disiplin," jelasnya.
Berita Terkait
-
Tata Kelola Hewan Kurban Memprihatinkan! Cak Imin Dorong Jakarta Jadi Role Model
-
Raih Capaian Gemilang, Pengunjung Vasaka Hotel Naik Signifikan Saat Libur Panjang Idul Adha
-
Dampak PHK: Jumlah Orang Berkurban Idul Adha 2025 Anjlok!
-
Sebar Qurban 2025: Menjangkau 202 Ribu Penerima di 130 Kota dan 9 Negara
-
Bikin Kompetisi Padel dan Diikuti Belasan Artis, Marshel Widianto Siapkan Hadiah Kambing
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menaker Sambangi PT Bukit Asam, Tegaskan Pentingnya SDM Unggul dan Keselamatan Kerja
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak