Fresh.suara.com - Rusia sudah dijatuhi berbagai macam sanksi yang belum pernah mereka terima sebelumnya dan sekarang Inggris juga menargetkan Alina Kabaeva, seorang politisi, bos media, mantan pesenam Olimpiade, dan sosok yang menurut rumor adalah pacar dan ibu dari beberapa anak Vladimir Putin.
Sanksi yang dijatuhkan oleh Inggris dan lainnya dirancang untuk menghukum mereka yang paling dekat dengan Putin yakni orang-orang yang berada di lingkup oligarki Putin, politisi, dan pejabat lain yang dikatakan mendapat manfaat dari kedekatan mereka dengan presiden.
Bulan lalu, AS dan Inggris memberlakukan sanksi terhadap putri Putin Maria Vorontsova yang berusia 36 tahun dan Katerina Tikhonova yang berusia 35 tahun. Mereka adalah anak-anaknya dari mantan istrinya Lyudmila.
Sampai sekarang, Kabaeva telah pergi dari kediamannya di Swiss. Dia mungkin sudah melakukan antisipasi dan merasakan sesuatu akan terjadi menyusul sebuah petisi online pada bulan Maret menuntut pengusirannya dari kediamannya di Swiss.
Pada hari Jumat, Inggris menambahkan namanya ke daftar sanksi. Menteri Luar Negeri Liz Truss mengatakan Inggris "memperketat sanksi" pada "lingkaran dalam" Putin. Mantan pesenam itu sekarang menghadapi larangan bepergian ke Inggris dan pembekuan aset.
Siapa Alina Kabaeva?
Kabaeva adalah mantan anggota parlemen Rusia dan ketua dewan direksi Grup Media Nasional, yang dilaporkan merupakan perusahaan media swasta Rusia terbesar, kata Kantor Luar Negeri, Persemakmuran dan Pembangunan Inggris (FCDO).
Dia adalah rekan dekat Putin dan memperoleh keuntungan finansial atau materi dari asosiasi ini. Disebutkan bahwa Grup Media Nasional mengendalikan stasiun televisi termasuk Channel One, yang sudah dikenai sanksi.
"Dilaporkan bahwa dia (Putin) telah mencoba untuk mengurangi visibilitasnya sejak invasi dimulai," kata FCDO.
"Misalnya, beberapa minggu setelah invasi, situs web National Media Group diperbarui untuk menghapus namanya, bersama dengan referensi apa pun ke dewan direksi," sambung kantor tersebut.
Baca Juga: Respons Protes PSSI ke AFF, Vietnam: Kami Bermain Bagus dan Pantas Lolos ke Semifinal
Sebelumnya, sumber mengkonfirmasi kepada BBC bahwa dia berada di daftar individu terbaru yang akan dikenai sanksi oleh UE. Menurut kantor berita AFP, dia menjadi sasaran karena perannya dalam menyebarkan propaganda Kremlin dan karena "berhubungan erat" dengan Presiden Putin yang berusia 69 tahun. Draf dokumen itu tidak menyebutkan namanya sebagai pasangannya.
Pemimpin Rusia selalu sangat tertutup. Ketika ditanya tentang kehidupan pribadinya, dia cenderung mengabaikan pertanyaan itu. Dia, bagaimanapun, secara eksplisit menyangkal hubungan dengan Kabaeva.
Sempat diisukan sebagai orang ketiga dalam rumah tangga Putin
Pada 2008, surat kabar Moskovsky Korrespondent melaporkan bahwa dia berencana menceraikan istrinya Lyudmila dan menikahi Kabaeva. Keduanya menolak cerita itu. Segera setelah itu, pihak berwenang menutup surat kabar itu.
Putin dan Lyudmila mengumumkan perpisahan mereka lima tahun kemudian. Lyudmila, yang nama keluarga barunya sejak menikah kembali adalah Ocheretnaya, juga telah mendapat sanksi dari Inggris.
Pada saat presiden Rusia menyangkal bahwa dia terlibat dengan Kabaeva, dia sedang bertransisi dari karier olahraga yang sukses ke karier politik.
Alina Kabaeva di dunia senam
Disiplin olahraga yang dipilihnya adalah senam ritmik, di mana para pesaing melakukan rutinitas dengan bantuan peralatan seperti pita dan bola.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
Terkini
-
Produsen Pikap Koperasi Merah Putih Kini Luncurkan Mobil Batman
-
Arti Taqabbalallahu Minna wa Minkum Taqabbal ya Karim dan Cara Menjawabnya
-
Jadwal Buka Puasa Tanjungpinang dan Sekitarnya, Kamis 12 Maret 2026
-
Genap Setahun, Danantara Indonesia Tegaskan Komitmen Bangun Fondasi Ekonomi dan Generasi Masa Depan
-
Angkasa Pura Sumbar Mulai Stop Penerbangan Umrah Sementara
-
Intelijen Basi, 2 Serangan Fatal AS dan Israel di Iran Gagal Total Akibat Data Usang
-
Mengurai Overthinking dengan Pendekatan Islami di Buku "Peta Jiwa"
-
Viral Pencuri Mati Kutu, Ditegur Pemilik Rumah Pakai Kata-Kata Lembut
-
Cara Mengajukan Pinjaman Modal Usaha KUR BRI Rp50 Juta Tahun 2026
-
Hattrick Lawan Manchester City, Federico Valverde Sebut sebagai Pertandingan Terbaik