Ancaman dan intimidasi para dukun ke Pesulap Merah atau Marcel Radhival tak membuat nyali ciut. Teror hingga laporan polisi yang dialamatkan kepadanya dihadpai santai. Tak tampak ketakutan terlihat di wajah pesulap yang identik dengan setelan serba merah ini.
Sejak membongkar kebohongan berkedok praktik perdukunan yang dilakukan pemiliki padepokan Nur Dzat Gus Samsudin, Marcel Radhival 'diserang' para dukun.
Banyak dukun yang tak suka cara Marcel menguliti kesaktian paranormal yang ternyata hanya trik tipuan belaka.
Bahkan, Marcel Radhival akui siap kehilangan nyawanya sekali pun untuk membongkar kebohongan praktik dukun dibalut agama.
"Gue berawal bukan siapa-siapa. Seharusnya ketika gue hilang pun enggak kenapa-kenapa gitu," kata Pesulap Merah dikutip dari tayangan video di channel Ruang Interogasi, Jumat (23/9/2022).
Langkah Pesulap Merah membongkar trik perdukunan palsu demi membuka mata khalayak banyak. Pasalnya, tak sedikit masyarakat awam yang tertipu modus cari cuan dengan cara praktik perdukunan.
"Dari awal gue bukan siapa-siapa, dan bukan apa-apa. Cuma doa sama Allah. Kalau misal gue hidup nggak bermanfaat, ya ngapain gue hidup. " lanjut Pesulap Merah.
"Gue pun pemikiran gue di zaman sekarang, walaupun udah seperti begini, pemikiran gue masih zaman dulu juga, gue tetap bukan orang yang siapa-siapa, bukan keturunan dari siapa-siapa, atau keturunan dari orang terhormat," lanjutnya.
Yang dilakukan Pesulap Merah dianggap membahayakan nyawanya. Bahkan sang istri juga pernah menyampaikan ketakutannya kepada Marcel mengenai dampak membongkar modus penipuan bertopeng praktik perdukunan.
Baca Juga: Punya Banyak Musuh Dukun, Pesulap Merah Sesumbar Tak Takut Mati
"Saya jelaskan ke istri saya nyawa itu nggak bisa dipertaruhkan, nyawa itu udah ditakdirkan," tegas Pesulap Merah.
Hidup mati seseorang, menurut Marcel Radhival, sudah ditakdirkan Tuhan. Sebanyak apapun dukun yang mengancamnya tidak akan bisa melukainya kalau memang ajalnya belum tiba.
"Jadi kalau saya takdirnya meninggal hari ini, saya mau berangkat ke sana atau enggak, meninggal ya meninggal aja. Kalau belum (waktunya) meninggal, mau berangkat ke sana, ya nggak bakal meninggal, ya enggak bakal meninggal juga. Jadi nyawa enggak bisa dipertaruhkan," sambung Marcel lagi.
Setelah diberikan pengertian, istri Marcel Radhival bis amengerti dengan apa yang dilakukan sang suami. Dia malah lebih takut Marcel kepincut seleb TikTok yang marak menggodanya.
Istri Pesulap Merah lebih takut pada cewek-cewek TikTok yang bertingkah genit pada suaminya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Korlantas Siapkan One Way Lokal Jelang Puncak Arus Balik 2829 Maret 2026
-
Gegara Ikut Google Maps, Ratusan Pemudik Malah Nyasar Masuk Sawah di Jogja
-
Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Mulai April 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Ekonomi
-
Jawa Tengah Berpotensi Diguyur Hujan Ringan: BMKG Ingatkan Masyarakat Tetap Waspadai Cuaca Ekstrem
-
Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%
-
Indonesia Tak Masuk Daftar, Begini Cara Militer Iran Seleksi Kapal yang Boleh Lewati Selat Hormuz
-
Kunjungan Melonjak 5,25 Persen! Revolusi Wisata di Jawa Tengah, Urban dan Instagramable Jadi Magnet
-
Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis
-
Ekonomi Syariah RI Melesat, Aset Permata Bank Tembus Rp10.257 Triliun
-
AS Ditinggal Sekutu, Jerman Sebut Agresi Militer Amerika Serikat ke Iran Ilegal