- Presiden Donald Trump menegaskan Amerika Serikat tidak memerlukan bantuan China untuk menangani konflik dengan Iran yang memanas.
- Trump akan membahas isu Iran dengan Presiden Xi Jinping saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Beijing pada Rabu.
- Amerika Serikat memberikan peringatan keras kepada Iran untuk segera mencapai kesepakatan atau akan menghadapi konsekuensi kehancuran besar.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa Washington tidak membutuhkan bantuan China untuk mengakhiri konflik dengan Iran yang terus memanas dalam beberapa bulan terakhir.
Meski demikian, Trump memastikan isu Iran tetap akan menjadi salah satu topik penting dalam pertemuannya dengan Presiden China, Xi Jinping, dalam kunjungannya ke Beijing yang dimulai Rabu waktu setempat.
Donald Trump juga melontarkan pujian kepada Presiden China, Xi Jinping yang dianggap cocok bekerja sama dengannya.
Trump menyebut dirinya tetap memantau situasi Iran secara penuh. Ia bahkan mengklaim Amerika Serikat masih mampu mengendalikan dinamika konflik tanpa campur tangan Beijing.
“Kami memiliki banyak hal untuk dibicarakan. Sejujurnya, saya tidak akan mengatakan Iran menjadi salah satunya karena kami memantau dan mengendalikan situasi di Iran dengan sangat baik,” ujar Trump dikutip dari AFP.
Konflik Iran menjadi perhatian dunia setelah ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran meningkat sejak serangan besar-besaran yang terjadi pada akhir Februari lalu.
Situasi kini disebut memasuki kebuntuan, terutama terkait jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz.
Trump juga melontarkan peringatan keras kepada Teheran.
Presiden dari Partai Republik itu mengatakan Iran harus segera mencapai kesepakatan dengan Washington atau menghadapi konsekuensi besar.
Baca Juga: Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran
“Entah kita mencapai sebuah kesepakatan, atau mereka akan hancur,” tegas Trump.
China sendiri diketahui menjadi salah satu mitra ekonomi utama Iran.
Beijing membeli sebagian besar ekspor minyak Iran dan selama ini menjadi pendukung diplomatik penting bagi pemerintah Teheran di tengah sanksi Barat.
Meski muncul laporan bahwa China masih memasok senjata ke Iran dan tetap membeli minyak yang dikenai sanksi internasional, Trump tetap memuji Xi Jinping.
Ia menyebut pemimpin China tersebut sebagai sosok yang mampu menangani situasi dengan baik.
“Dia teman saya. Dia seseorang yang sangat cocok bekerja sama dengan saya,” kata Trump mengenai Xi Jinping.
Banyak pihak menunggu sejauh mana pengaruh Beijing dapat membantu meredakan ketegangan di Timur Tengah yang terus meningkat.
Sebelumnya, Trump sempat mendesak China menggunakan pengaruhnya untuk menekan Iran agar bersedia mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat dan menghentikan konflik yang terjadi saat ini.
Berita Terkait
-
Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Blokade Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Gas Jerman, Ancaman Krisis Energi Menghantui Warga Eropa
-
Donald Trump Ingin Venezuela Jadi Negara Bagian AS, Preisden Delcy Rodriguez Buka Suara
-
Donald Trump Pertimbangkan Kembali Operasi Militer di Timur Tengah
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
-
Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti
-
5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan
-
Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo
-
5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil
-
Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes
-
Prahara Internal PBNU, Menakar Jejak Konflik KH Miftahul Akhyar dari Surabaya hingga Pusat