SuaraGarut.id - Gara-gara hal sepele, lima orang remaja di Kota Probolinggo harus menerima ancaman hukuman 5 tahun penjara.
Kelima remaja ini terlibat kasus penganiayaan yang dipicu hal sepele yaitu melihat dua korban lalu meneriaki korban dengan kata "Apa?" di Bundaran Gladak Serang, Kota Probolinggo.
Kemudian, para pelaku yang tadinya berjumlah tiga orang menghampiri dua orang korban diketahui berinisial FA (18) dan Mah (20).
Saat menghampiri korbannya, tiga pelaku memanggil temannya hingga berjumlah lima orang.
Lima pelaku dan korban terlibat cek cok yang mengakibatkan penganiayaan menggunakan tangan kosong dan batu.
Penganiayaan oleh lima pelaku baru terhenti setelah datang patroli dari Polres Probolinggo Kota dan berhasil mengamankan satu orang tersangka.
"Dari keterangan satu orang tersangka ini, empat pelaku lainnya berhasil diamankan," kata Plt Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, Sabtu (11/3/2023).
Akibat perbuatannya lima tersangka pengeroyokan dan pemukulan yaitu ES (20), DAS (23), JA (19), MF (20) dan MR (19) terancam pasal 170 KUHP ancaman 5 tahun penjara.(*)
Baca Juga: Gejolak Gunung Merapi Sepekan Terakhir, Luncurkan 19 Kali Lava ke Arah Barat Daya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar
-
Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya