Suara.com - Mario Dandy, tersangka penganiayaan David Ozora menjalani rekonstruksi di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, hari ini Jumat (10/3/2023). Rekonstruksi yang digelar Polda Metro Jaya itu turut menghadirkan tersangka kedua Shane Lukas.
Menariknya, gestur kedua tersangka dalam rekonstruksi hari itu menjadi sorotan warganet, karena dinilai cukup berbeda. Bukan cuma itu, penampilan Mario Dandy dan Shane Lukas saat datang ke lokasi juga sempat menjadi perbincangan di media sosial.
Hal ini diungkap Guntur Romli, Ketua Umum Ganjarian Spartan di akun Twitternya. Dia mengatakan perbedaan keduanya tampak jelas dari saat Matio Dandy dan Shane Lukas memasuk tempat kejadian"Perbedaan gaya dua pelaku masuk TKP, terlihat Shane yang benar-benar nunduk, kikuk, seperti merasa bersalah," ujar Guntur dikutip dari akun Twitternya, Sabtu (11/3/2023).
"Kalau Dandy terlihat biasa saja, jalan tegak, santai, gak ada tanda yang terekspresi kalau dia merasa bersalah," tambah Guntur yang juga merupakan teman ayah David, Jonathan Latumahina yang mengaku menghadiri langsung rekonstruksi tersebut.
Selain itu, warganet lainnya, dengan akun @irenejuliency, juga menyoroti penampilan Mario Dandy yang justru tak terlihat seperti tahanan, melainkan seperti ingin pergi ke mall. Meski sama-sama menggunakan kemeja tahanan oranye dan celana pendek hitam seperti Shane Lukas, sepatu putra mantan pejabat Ditjen Pajak itu tampak jadi sorotan.
"Penampilan MDS di rekonstruksi penganiayaan David gak kek tahanan. Kayak mau ke mall," ujarnya.
Ia menggunakan kaos kaki hitam semata kaki dengan Nike seri Fly.by Mid 2 berwarna dominasi hitam dengan sol putih, seharga sekitar Rp1,3 juta. Sementara Shane Lukas hanya mengenakan sandal sandal merk Porto dengan harga sekitar Rp30 ribuan.
Tentu saja hal tersebut mengundang komentar dari warganet, khususnya untuk Mario Dandy, yang dinilai masih merasa arogan.
"Kok bisa-bisanya pakai sepatu dan kaos kaki begitu? hahaha mantap nih keamanaannya di dalam sana," ujar @doroxxxxx.
Baca Juga: Jalani Rekonstruksi, Mario Dandy Disindir Ayah David Ozora: Coba Dangak Lagi Kepalanya, Pengen Liat
"Sepertinya masih ada kondisi khusus ya, koq cara berpakaian beda, bahkan yg kasus crazy rich surabaya aja full baju tahanan smpe celana," kata @fajxxxxx.
"Namanya jg borju..anak pejabat pajak," tambah @ayahxxxxxx.
"Itu sudah seperti bap mbak tindakan penganiayaan pakek sepatu makanya prakteknya jg pakek sepatu," tulis @budixxxxxx.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
6 Bedak Padat Anti Air dengan Oil Control, Tahan Lama di Wajah Bebas Kilap Seharian
-
4 Rekomendasi Sabun untuk Mesin Cuci Front Loading, Minim Busa dan Aman Digunakan
-
Setelah Erika, Muncul Lagu 25 Karat dari ITB yang Bermuatan Pelecehan Seksual
-
5 Bedak Padat Wardah Untuk Menutupi Flek Hitam, Harga Murah Coverage Juara
-
5 AC Portable Terbaik untuk Kamar Kos yang Hemat Energi, Nggak Perlu Instalasi Ribet!
-
5 Rekomendasi Kulkas Dengan Watt Kecil Terbaik 2026, Efisien untuk Jangka Panjang
-
Terancam Mau Diblokade Iran, Laut Merah Ada di Negara Mana?
-
Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
-
Persiapan El Nino Godzilla: Ini 5 Rekomendasi Tabir Surya untuk Pelajar Cewek dan Cowok
-
Belum Kelar Skandal Mahasiswa Hukum UI, Muncul Isi Chat Mesum Diduga Guru Besar Unpad