SuaraGarut.id – Saat ini, pelaku usaha thrifting mengaku dirinya merasa dirugikan setelah adanya kebijakan larangan produk impor dilarang masuk ke Indonesia oleh pemerintah.
Pemerintah menyebutkan, datangnya produk impor ke Indonesia akan merusak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Selain itu, adanya jamur yang mudah tumbuh di produk impor (baju bekas) atau thrift.
Di akun media sosial Tiktok @amanat_nasional dijelaskan bahayanya jamur kapang pada pakaian impor bekas.
Aturan ini membuat pelaku usaha thrifting merasa rugi. Pasalnya para pedagang hanya mendapatkan keuntungan dari usaha tersebut.
Salah satu akun tiktok @lisma_simamora memperlihatkan kondisi setelah dilarang berjualan baju impor bekas.
“Ga kebayang kalau beneran ditutup, nasib pedagang thrift gimana. Jualan bukan untuk hura hura namun untuk sekedar bertahan hidup, bayar uang sekolah, bayar kontrakan, dapur tetap berasap, bayar utang,” tulis akun tiktok @lisma_simamora.
Unggahan tersebut menuai pro dan kontra dari warganet. “Bekas juga mahal,” tulis salah satu komentar warganet.
“bgs lh,” tulis komentar warganet.
“gue nggak ngerti mana yg terbaik. Kalau thrift memperkaya negara luar katanya, kalau ditutup kasihan yg udah usaha dari situ. Gak tahu mau bilang ap,” tulis warganet. (*)
Baca Juga: Profil Syabda Perkasa Belawa, Atlet Bulutangkis yang Dimakamkan bersama Ibu dan Neneknya
Editor: Mustika Ati
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Ibu Tiri Bohong di 2024, Rieke Diah Pitaloka Desak Polisi Usut Kasus Kematian Nizam
-
Cuaca Ekstrem Terjang Serang, Atap Dapur Makan Bergizi Gratis di Mancak Ambruk
-
Main Borgol Berujung Apes, Tangan Remaja di Bondowoso Terkunci hingga Dievakuasi Damkar!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Rumah Anggota DPRD Wawan Hikal di Puncak Nyaris Dibobol Maling Jelang Sahur
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Shutter Dipuji Mahakarya Horor Asia, Bagaimana Versi Indonesia yang Lagi Tayang di Netflix?
-
Curhat Pemain Muslim Jalani Puasa Ramadan di Tengah Kerasnya Liga Jerman
-
Alasan Sherina Langsung 'Yes' saat Ditawari Peran di Film Filosofi Teras
-
Pemerintah Akan Atur Status Karyawan PKWT dan Outsourcing di UU Ketenagakerjaan Baru