SUARA GARUT - Pengobatan tradisional Ibu Ida Dayak yang sedang viral menyedot perhatian semua. Ribuan orang rela mengantri hanya untuk diobati Ida Dayak.
Terlepas dari efektif atau tidaknya metode pengobatan tradisional Bu Ida Dayak yang sempat viral baru-baru ini.
Dunia pengobatan pasti memiliki resiko, reaksi dari Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Adib Khumaidi menegaskan bahwa hal tersebut tidak ada kaitannya secara kedokteran.
"Kita menganggap dalam konteks ini, kita mengapresiasi sebagai landasan sosiologis terkait pengobatan yang dilakukan ibu Ida. Tapi secara kedokteran ini tidak ada kaitannya," Tuturnya.
Di sisi lain Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, pengobatan alternatif tetap harus didukung penelitian yang sudah dikaji secara ilmiah
Ia meminta masyarakat tetap waspada dan lebih berhati-hati saat menentukan jalur pengobatan alternatif ketimbang medis.
"Misal seseorang terindikasi kanker, jangan membuang waktu memilih pengobatan tradisional, padahal sudah ada metode yang 100 persen menyembuhkan kanker stadium awal." Tuturnya.
Adapun resiko dari segi finansial, pengobatan tradisional yang konon memiliki resiko gagal lebih tinggi, justru tidak memiliki asuransi seandainya timbul bermacam efek samping setelah selesainya pengobatan.(*)
Editor: Farhan
Baca Juga: Pakai Baju Warna Ungu, Arya Saloka Pergi Umroh Tanpa Didampingi Putri Anne
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
'Nggak Ada yang Gitu-gitu', Respons Singkat Dedie Rachim Justru Tambah Kekecewaan Warga Kayumanis
-
Bank of America Sarankan Harga GTA 6 Agar Lebih Mahal, Apa Alasannya?
-
Beckham Putra Punya Modal Penting Buat Kalahkan Persija Jakarta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Timnas Indonesia U-17 Introspeksi Total usai Gagal di AFF, Kurniawan Siapkan Kejutan untuk China
-
Warga Munjul Merasa Dikelabui! Proyek PSEL Pemkot Bogor Tuai Penolakan Keras
-
Cerita Pendek untuk Kasih Sayang yang Panjang
-
Apa Beda Undertone dan Skintone? Kunci agar Tak Salah Pilih Makeup hingga Pakaian
-
Dituntut 12 Tahun, Eks Dirjen Perkeretaapian Divonis 8,5 Tahun di Kasus LRT Palembang
-
Shayne Pattynama Kritik Taktik Persija Jelang Hadapi Persib Bandung