SUARA GARUT - Sebanyak 1.605 orang Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kesehatan (Nakes) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut Formasi Tahun 2022 akan dilantik.
Namun ada 10 orang PPPK Nakes yang mengundurkan diri dan 21 orang lainnya belum menerima SK dari BKN.
Oleh sebab itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, langsung melakukan koordinasi dengan berbagai tindak lanjut pelantikan PPPK Nakes tersebut.
Rapat ini, kata Sekda, sebagai tindak lanjut Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 552 Tahun 2022 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara dilingkungan Kabupaten Garut Tahun Anggaran 2022 tanggal 9 September 2022.
Sekda Garut menyebutkan, ada sekitar 1.615 peserta yang lulus sebagai PPPK Nakes di Lingkungan Pemkab Garut, namun 10 orang diantaranya mengundurkan diri.
Sehingga ada sekitar 1.605 PPPK Nakes yang akan dilantik dan menerima Surat Keputusan (SK) pada hari pelantikan nanti yang rencananya akan digelar pada hari Senin (17/04/2023) di Alun-Alun Garut.
Meskipun begitu, imbuh Nurdin, hingga saat ini ada sekitar 21 SK yang belum diterima oleh BKD Garut dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Nantinya, lanjut Nurdin, pemberian gaji PPPK ini akan dimulai per tanggal 1 Mei 2023 dan untuk tunjangan bulan Mei akan dibayarkan di bulan Juni.
Guna menyukseskan pelantikan PPPK Nakes ini, Sekda Garut juga memerintahkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, untuk menginformasikan terkait pelantikan ini dan menyiarkan secara langsung prosesi penyerahan SK PPPK ini di Alun-alun melalui live streaming.(*)
Baca Juga: Skema One Way dan Contraflow Tol Cikampek Selama Mudik Lebaran 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta