SUARA GARUT - Meski berkomitmen akan menghapus tenaga honorer pada november 2023 mendatang, PANRB masih perhitungkan dampak yang terjadi.
Hal tersebut disampaikan Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas dihadapan peserta rapat dengar Pendapat (RDP) bersama DPR RI.
Menurut Menteri Anas, keberpihakan Presiden Jokowi terhadap nasib honorer terus dilakukan, agar tidak ada yang menjadi korban.
Menteri Anas menyebutkan preiden Jokowi menaruh perhatian khusus dalam penyelesaian tenaga honorer.
"Pemeritah telah menemukan titik temu, dan hal ini selaras dengan arahan bapak presiden," kata Menteri Anas, dihimpun garut.suara.com dari berbagai sumber.
Titik temu yang dimaksudkan sambung Anas, merupakan dua poin penting yang menunjukan kepedulianya terhadap honorer.
Poin-poin yang dimaksudkan oleh Menteri Anas yaitu :
1. Pemerintah akan menghindari PHK massal, dengan tidak melaksanakan peraturan yang ada.
Berdasarkan hasil pendataan tenaga honorer kata Menteri Anas, ada 2,3 juta pegawai honorer.
Baca Juga: CEK FAKTA: Full Senyum, PSSI Kontrak Louis Van Gaal dan Bambang Pamungkas Latih Timnas U-23
"Jika PHK Massal dilakukan akan menganggu pelayanan publik," ujarnya.
2. Bersepakat tidak ada PHK Massal, tapi juga tidak ada pembengkakan anggaran.
Akan tetapi dengan kebijakan itu, tentu menjadi PR besar bagi pemerintah.
Pasalnya, jika tidak ada PHK, bisa jadi membuat pembengkakan terhadap APBN.
3. Sepakat tidak boleh ada penurunan pendapatan bagi para tenaga honorer.
Kendati demikain, langkah penghapusan honorer, sesuai dengan amanat UU ASN Nomor 5 Tahun 2014, serta surat edaran tanggal 31 Mei yang lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO
-
Siapa Dua Pimpinan DPRD Sumsel yang Rumdinnya Direncanakan Punya Meja Biliar Ratusan Juta?
-
Tragedi Longsor TPST Bantar Gebang: 3 Tewas Tertimbun, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
Terkini
-
Viral Video Vidi Aldiano Sekuat Tenaga ke Tempat Terapi, Tak Pernah Gentar Lawan Kanker
-
IHSG Semakin Terpuruk, 717 Saham Kebakaran
-
Jejak Uang Mantan Kepala BPN Sumbawa Terus Ditelusuri Kejaksaan
-
7 Rekomendasi Tinted Sunscreen Terbaik untuk Wajah Cerah Instan Saat Lebaran
-
Waspada! Kasus Campak Naik Akibat Rendahnya Cakupan Vaksinasi RI
-
Drama Berakhir Damai, Selebgram Nabilah O'Brien dan Gitaris Zhendy Cabut Laporan Polisi!
-
6 HP Kamera Telephoto dengan Harga Termurah, Hasil Zoom Tajam dari Jarak Jauh
-
Ibu Ngamuk Bawa Massa Geruduk RS yang Diduga Malpraktik pada Bayinya, Tuntut Ganti Rugi Rp500 Juta
-
Keributan Suporter Masih Terjadi di Liga Indonesia, PSSI Buka Opsi Perpanjang Larangan Away
-
Perbanas dan BRI Beberkan 3 Strategi Perbankan Hadapi Risiko Global